Berita  

Pemko Banjarmasin Respon Cepat Serahkan Bantuan Korban Kebakaran

Pemko Banjarmasin Respon Cepat Serahkan Bantuan Korban Kebakaran

Banjarmasin, Jukung.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran yang terjadi di Jalan Pangeran RT 12 RW 01, Kelurahan Pangeran, Kecamatan Banjarmasin Utara, dini hari Rabu (08/10/2025). Bantuan tersebut diserahkan Asisten I Bidang Kesejahteraan Rakyat Setda Banjarmasin, Machli Riyadi, kepada enam kepala keluarga yang terdampak musibah kebakaran.Penyerahan bantuan berlangsung di lokasi kejadian jelang tengah hari Rabu (08/10/2025), disaksikan oleh warga, relawan, dan perangkat kelurahan. Bantuan yang diberikan mencakup logistik kebutuhan dasar, perlengkapan rumah tangga, serta dana tunai sebagai bentuk dukungan awal bagi korban yang kehilangan tempat tinggal.

“Atas nama Pemerintah Kota Banjarmasin, kami turut berbelasungkawa. Bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban warga yang tertimpa musibah,” ujar Machli Riyadi.

Ia juga menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan padat penduduk yang sebagian besar bangunannya masih menggunakan material kayu. “Kehati-hatian itu penting sekali. Banyak rumah warga di Banjarmasin yang masih berbahan kayu, jadi masyarakat harus waspada terhadap sumber api dan potensi arus pendek listrik,” tambahnya.Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin, Nuryadi, menjelaskan bantuan darurat yang disalurkan meliputi paket sembako, kompor gas, hingga terpal. Selain bantuan logistik, Pemko juga memberikan duit tunai sebesar Rp3 juta per kepala keluarga melalui bagian Kesra, serta Rp500 ribu tambahan dari Baznas Banjarmasin.

“Begitu menerima laporan dari Tagana, kami langsung bergerak. Kalau jumlah korban lebih dari 50 jiwa, biasanya kami juga menyiapkan dapur umum dan pos pengungsian,” jelasnya,

Turut hadir dalam penyerahan bantuan, Anggota Komisi III DPRD Banjarmasin, Hari Kartono, yang juga memberikan bantuan pribadi kepada warga terdampak. Dalam kesempatan itu, Hari menekankan pentingnya mitigasi kebakaran di kawasan padat penduduk. “Banjarmasin ini banyak rumah kayu, jadi kalau terbakar cepat merambat. Kami harap ada langkah serius untuk peremajaan kabel listrik, karena sering jadi sumber percikan api,” ujar politisi Partai Gerindra ini.Hari Kartono juga menyoroti dugaan kebakaran berawal dari rumah warga dengan gangguan kejiwaan (ODGJ). Menurutnya, kasus ini harus menjadi perhatian khusus dari pemerintah agar insiden serupa tidak terulang.  “Kalau benar penyebabnya dari ODGJ, pemerintah harus hadir. Mereka seharusnya ditangani di tempat yang aman dan sesuai, supaya ini juga bisa jadi langkah mitigasi kebakaran,” tegasnya.

Ketua RT 12, Marsudi, membenarkan sumber api diduga berasal dari rumah milik Mulkan, warga yang diketahui mengalami gangguan kejiwaan. Ia pun menyampaikan terima kasih atas kepedulian pemerintah kota terhadap warganya yang menjadi korban. “Kami sangat berterima kasih pada Pemko Banjarmasin dan semua pihak yang sudah membantu warga kami. Semoga bantuan ini bisa jadi penyemangat untuk bangkit kembali,” tuturnya.

Sebelumnya, kebakaran di kawasan tersebut menghanguskan empat rumah dan menyebabkan 14 jiwa kehilangan tempat tinggal. Api berhasil dipadamkan oleh petugas Disdamkarmat Banjarmasin bersama puluhan relawan pemadam kebakaran yang berjibaku di lapangan.

Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Peristiwa ini kembali menjadi pengingat kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran harus menjadi budaya di tengah kehidupan warga kota yang padat dan berhimpitan. (HNG/JCI).

Exit mobile version