Banjarmasin, Jukung.co.id — Kenaikan harga emas di Banjarmasin tidak menyurutkan minat masyarakat untuk berinvestasi. Berdasarkan pantauan di Toko Emas Mawar, Pasar Central Antasari, jelang kamarian Senin (06/10/2025), harga logam mulia dan perhiasan emas sama-sama mengalami lonjakan cukup signifikan dalam sepekan terakhir.
Harga emas Antam kini dibanderol Rp2.350.000 per gram, sementara untuk emas perhiasan kadar 999 berada di kisaran Rp2.050.000 hingga Rp2.060.000 per gram. Dibandingkan pekan lalu, kenaikan tersebut mencapai Rp50 ribu hingga Rp60 ribu per gram.
Menurut para pedagang, kenaikan ini tidak lepas dari gejolak ekonomi global dan kondisi geopolitik dunia yang mendorong harga emas internasional naik. “Kondisi dunia lagi tidak stabil, jadi harga emas ikut melonjak. Tapi pembeli tetap ramai, bahkan ada yang datang lebih awal karena takut harga naik lagi,” ujar Fauzi, pedagang emas di Pasar Central Antasari.
Menariknya, meski harga terus menanjak, antusiasme masyarakat untuk membeli emas tidak berkurang. Banyak warga justru melihat momentum ini sebagai kesempatan untuk berinvestasi jangka panjang. “Saya tetap beli meski mahal. Soalnya emas bisa disimpan lawas dan nilainya nggak turun. Jadi lebih aman,” tutur Zaitun, salah satu pembeli.
Kenaikan harga emas ini bukan fenomena baru. Sejak awal tahun, tren kenaikan sudah terlihat seiring meningkatnya permintaan global terhadap logam mulia. Di Banjarmasin, emas masih menjadi pilihan favorit masyarakat sebagai bentuk investasi sekaligus perhiasan.
Para pelaku usaha emas memperkirakan harga logam mulia masih akan terus bergerak naik, tergantung kondisi ekonomi global dan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Namun mereka optimistis, tingginya minat masyarakat terhadap emas akan tetap menjaga stabilitas penjualan di pasar lokal.
“Kalau naik, biasanya malah banyak yang beli, karena khawatir makin mahal. Jadi justru penjualan tetap bagus,” tambah Fauzi.
Meskipun demikian, masyarakat diimbau untuk bijak berinvestasi dan memperhatikan tren harga internasional agar bisa menentukan waktu pembelian yang tepat.(AHF/JCI).












