Pawai Budaya TKTB XXIV Jadi Ruang Edukasi dan Hiburan bagi Masyarakat Kalsel

Pawai Budaya TKTB XXIV Jadi Ruang Edukasi dan Hiburan bagi Masyarakat Kalsel

Banjarmasin, Jukung.co.id – Banjarmasin kembali menjadi pusat perhatian nasional lewat semarak Pawai Budaya Nusantara, baisukan Selasa (16/09/2025). Agenda yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Selatan melalui UPTD Taman Budaya Kalsel ini merupakan bagian dari rangkaian Temu Karya Taman Budaya (TKTB) ke-XXIV se-Indonesia tahun 2025 di Kalimantan Selatan.

Sebanyak 11 provinsi peserta dari 21 provinsi yang hadir di TKTB menurunkan kontingen terbaiknya. Mereka menampilkan keragaman budaya dari Daerah Istimewa Yogyakarta, Banten, Maluku, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, Jawa Barat, hingga Lampung.

Sebelum turun ke jalan, setiap kontingen memperlihatkan kreativitas seni di hadapan tiga juri. yaitu Yadi Muryadi, Khairiadi Asa dan Muhammad Irfan Perdana. Setelah itu, rombongan pawai bergerak menempuh rute panjang dari Gedung Sultan Suriansyah, melewati Jl. Brigjen Hasan Basri – Jl. S. Parman – Jl. R. Suprapto – Jembatan Merdeka – Jl. A. Yani Km 4 – Jl. Gatot Subroto – Jembatan Banua Anyar – Jl. Sultan Adam – Jl. Adyaksa – Kayutangi, hingga kembali ke titik awal.

Sepanjang rute, masyarakat menyambut dengan antusias. Tepuk tangan, sorak sorai, hingga lambaian tangan tidak henti-hentinya diberikan kepada peserta pawai. Kehadiran ribuan pelajar dari sekolah-sekolah yang berada di jalur parade menjadi pemandangan paling mencuri perhatian. Banyak sekolah secara resmi mengizinkan siswanya menonton langsung untuk merasakan semarak budaya dari dekat.

Bagi sebagian pelajar, pengalaman ini bukan sekadar tontonan, melainkan pengenalan nyata terhadap ragam budaya Nusantara yang kelak menjadi bekal dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air. Para peserta pawai pun tidak jarang membalas sambutan hangat itu dengan senyum dan lambaian, menambah suasana semakin hidup.

Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel, Suharyanti, menyampaikan apresiasi kepada provinsi peserta serta masyarakat Kalimantan Selatan.
“Pawai budaya sudah lawas tidak digelar di Kalsel. Kehadiran 11 provinsi ini tentu menjadi apresiasi sekaligus hiburan bagi masyarakat. Antusiasme masyarakat dan pelajar yang menyambut rombongan pawai sangat luar biasa,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran sekolah dalam membuka ruang edukasi budaya bagi siswanya. “Terima kasih kepada sekolah-sekolah yang mengizinkan siswanya menonton di sepanjang rute pawai. Semoga pawai ini menjadi momentum edukasi, khususnya bagi pelajar, agar mereka memahami bahwa budaya adalah kekayaan bangsa yang harus dijaga,” tambahnya.

Kepala Taman Budaya Yogyakarta, Purwiati, menyebut tema yang diangkat dalam Pawai Budaya Nusantara TKTB XXIV adalah “Sabda Segara Ngewijil Ing Nagyojokarto”. Tema ini merefleksikan konsep spiritual hubungan Keraton Yogyakarta dengan Nyi Roro Kidul yang kemudian diwujudkan melalui seni pertunjukan.

Lebih dari sekadar perayaan, Pawai Budaya Nusantara TKTB XXIV juga diyakini menjadi pijakan untuk masa depan. Di tengah derasnya arus globalisasi, momen ini menghadirkan pesan kuat generasi muda harus terus mengenal, mencintai, dan melestarikan budaya bangsa. (HNG/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *