Belajar ke Malang! Petugas RPH Banjarmasin Siap Terapkan Standar RPU Modern

Belajar ke Malang! Petugas RPH Banjarmasin Siap Terapkan Standar RPU Modern

Banjarmasin, Jukung.co.id – Upaya meningkatkan kualitas layanan pemotongan unggas terus dilakukan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian wan Perikanan Banjarmasin (DKP3) dengan mengirimkan perwakilan petugas gasan mengikuti pelatihan sistem operasional Rumah Potong Unggas (RPU) modern di Malang.

Sebanyak lima urang perwakilan yang berasal matan UPTD Rumah Potong Hewan (RPH) Banjarmasin wan Perumda Pasar mengikuti kegiatan magang wan pelatihan tersebut selawas empat hari.

Kepala UPTD RPH Banjarmasin, drh. Annang Dwijatmiko, menjelaskan pelatihan ini memberikan pemahaman menyeluruh terkait proses operasional RPU modern yang higienis wan sesuai standar.

“Peserta mempelajari alur operasional mulai ayam datang, proses pemotongan, pencabutan bulu, hingga menghasilkan karkas ayam yang higienis wan layak konsumsi,” ujarnya, baisuskan Kamis (23/04/2026).

Kada hanya fokus pada proses produksi, pelatihan tersebut juga membekali peserta dengan pengetahuan mengenai pengelolaan limbah hasil pemotongan. Limbah nangkaya bulu ayam, darah, hingga banyu bekas pencucian menjadi perhatian penting agar dapat dikelola secara tepat wan ramah lingkungan.

Selain aspek teknis, peserta juga mendapatkan materi terkait manajemen operasional wan administrasi, termasuk sistem pencatatan jumlah produksi secara berkala.

“Kami juga mempelajari sistem pelaporan, mulai jumlah ayam yang dipotong harian, mingguan, hingga tahunan. Data ini penting gasan mendukung operasional yang lebih tertata,” jelasnya.

Menurut Annang Dwijatmiko, pengoperasian RPU modern kada hanya membutuhkan fasilitas yang memadai, tetapi juga sumber daya manusia yang kompeten wan terlatih. Oleh karena itu, pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan tenaga kerja yang siap menghadapi sistem kerja modern.

Ia juga menekankan pentingnya pemeliharaan peralatan wan mesin secara rutin agar operasional RPU dapat berjalan optimal tanpa kendala.

“SDM harus siap, peralatan juga harus terjaga. Sabarataan harus berjalan seimbang agar pelayanan maksimal,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, DKP3 Banjarmasin berharap kualitas layanan pemotongan unggas dapat meningkat, baik matan sisi higienitas, efisiensi, maupun pengelolaan lingkungan.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan produk pangan yang aman, sehat, utuh, wan halal gasan warga. (EPW/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *