HUT ke-2 DePA-RI: 8 Advokat Baru Siap Masuk Dunia Profesi Hukum

HUT ke-2 DePA-RI: 8 Advokat Baru Siap Masuk Dunia Profesi Hukum

Banjarbaru, Jukung. co.id — Delapan advokat baru resmi diangkat oleh Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia atau DePA-RI. Pengangkatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-2 DePA-RI sekaligus momentum menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan berlangsung di Summer Day Hotel, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Paal 21,6 Nomor 88, Kelurahan Landasan Ulin Tengah, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, kamarian Jumat (14/08/2026).

Pengangkatan advokat baru dihadiri sejumlah akademisi, praktisi hukum, wan tokoh masyarakat.

Delapan advokat nang diangkat terdiri dari Abdul Karim, S.H., Adinda Pebriyanti, S.H., Eko Supardianto, S.H., M.M., Michella Ekklesia Yosiaven, S.H., Muhammad Faisal Lubis, S.H., Muhammad Rizky Anugerah, S.H., Nina Mahrida, S.H., wan Ravasyiouva Muhammad Zidni, S.H.

Dengan pengangkatan tersebut, kedelapan advokat resmi menyandang gelar profesi advokat sebagai officium nobile, sekaligus memasuki tahapan penting sebelum menjalankan profesinya secara penuh sesuai ketentuan nang berlaku.

Ketua Umum DePA-RI, TM Luthfi Yazid, mengatakan pengangkatan advokat merupakan salah satu tahapan nang dipersyaratkan dalam proses profesi advokat.

Setelah pengangkatan, para advokat baru tersebut akan segera menjalani proses penyumpahan di Pengadilan Tinggi Kalimantan Selatan.

Luthfi Yazid menyampaikan rasa syukurnya atas terus bertambahnya anggota DePA-RI. Menurutnya, perkembangan organisasi tersebut menunjukkan semakin luasnya keberadaan DePA-RI di berbagai daerah.

Wayah ini, DePA-RI telah hadir di 13 provinsi di Indonesia.

Pertumbuhan tersebut dinilai menjadi modal bagi organisasi gasan memperkuat jaringan sekaligus meningkatkan kontribusi dalam bidang hukum wan advokasi masyarakat.

Ia jua memberikan apresiasi kepada DPD DePA-RI Kalimantan Selatan nang dinilai aktif menjalankan berbagai kegiatan organisasi.

Menurutnya, kegiatan nang dilakukan DPD DePA-RI Kalsel dapat menjadi pemicu semangat bagi kepengurusan DePA-RI di daerah lain gasan melakukan kegiatan nang memberikan manfaat bagi anggota maupun masyarakat.

Luthfi Yazid berharap perkembangan organisasi kada hanya diukur matan bertambahnya jumlah anggota, tetapi jua matan kualitas wan kontribusi para advokat dalam menjalankan profesinya.

Sementara itu, Ketua DPD DePA-RI Kalimantan Selatan, DR. Nizar Tanjung, S.H., M.H., C.I.L., mengatakan pengangkatan delapan advokat baru menjadi momentum penting bagi perkembangan organisasi di daerah.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi contoh bagi DPD DePA-RI di wilayah lain untuk terus melakukan inovasi wan gebrakan dalam mengembangkan organisasi.

Menurut Nizar Tanjung, proses bergabungnya para advokat baru jua menunjukkan adanya respons positif terhadap keberadaan DePA-RI.

Ia menyebut peserta nang mengikuti proses ujian wan kemudian diangkat sebagai advokat berasal matan berbagai latar belakang, termasuk matan kalangan kepolisian maupun masyarakat umum.

Keragaman latar belakang tersebut, menurutnya, menjadi bagian matan dinamika organisasi sekaligus memperluas ruang pengabdian dalam bidang hukum.

Nizar Tanjung menegaskan, keberadaan organisasi advokat harus mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperjuangkan keadilan wan kebenaran sesuai koridor hukum.

Ia jua menyatakan DePA-RI Kalsel berkomitmen berada di tengah masyarakat ketika terdapat persoalan hukum yang membutuhkan pendampingan.

Menurutnya, pelayanan advokasi akan diberikan dengan tetap memperhatikan profesionalisme serta ketentuan hukum nang berlaku.

Ia bahkan membuka ruang bagi masyarakat nang merasa membutuhkan pendampingan hukum gasan berkonsultasi lawan DePA-RI.

Nizar Tanjung menegaskan, pelayanan hukum harus diberikan secara profesional wan kada membeda-bedakan latar belakang masyarakat.

Dalam menjalankan fungsi advokasi, DePA-RI Kalsel jua menyatakan kesiapan menangani perkara baik secara profesional maupun melalui mekanisme bantuan hukum bagi masyarakat nang membutuhkan.

Komitmen tersebut menjadi bagian matan pesan nang disampaikan kepada delapan advokat baru nang baru saja diangkat.

Sebab, pengangkatan advokat bukan sekadar seremoni atau pemberian status profesi, melainkan menjadi awal matan tanggung jawab nang lebih besar dalam menjalankan tugas sebagai penegak hukum.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Bidang Advokasi wan Pembelaan Anggota DePA-RI, Adv. H. Rachmad Fadillah, S.H.

Rachmad Fadillah nang jua Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Forum Kerukunan wan Pemerhati Warga Kalimantan atau FKPWK tersebut mengapresiasi pengangkatan delapan advokat baru DePA-RI.

Menurutnya, pengangkatan merupakan langkah awal bagi para advokat gasan menjalankan tanggung jawab profesi secara sungguh-sungguh.

Ia berharap para advokat baru mampu menjaga integritas, profesionalisme, kualitas pelayanan, serta mematuhi Kode Etik Advokat Indonesia dalam menjalankan tugas.

“Pengangkatan advokat adalah awal tanggung jawab dalam menjalankan profesi. Diharapkan para advokat nang baru diangkat mampu menjaga integritas, profesionalisme, kualitas, serta mematuhi Kode Etik Advokat Indonesia,” ujarnya.

Ia menilai kualitas saurang advokat kada hanya ditentukan oleh kemampuan hukum, tetapi jua oleh integritas wan komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Karena itu, para advokat baru diharapkan mampu menjalankan profesinya secara bertanggung jawab serta menjunjung tinggi prinsip keadilan.

Rachmad Fadillah jua menyatakan FKPWK membuka peluang bagi anggotanya nang berminat mengikuti proses profesi advokat melalui DePA-RI.

Menurutnya, pihaknya siap menghubungkan anggota FKPWK nang ingin mengikuti proses tersebut dengan DePA-RI.

Dengan bertambahnya delapan advokat baru, DePA-RI berharap semakin mampu memperkuat organisasi sekaligus memperluas kontribusinya di bidang hukum.

Momentum HUT ke-2 DePA-RI pun kada hanya menjadi perayaan perjalanan organisasi, tetapi sekaligus menjadi titik penguatan komitmen gasan menghadirkan advokat nang profesional, berintegritas, wan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. (HNG/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *