Pelindo Tambah Empat E-RTG Gasan Perkuat Layanan Peti Kemas di Banjarmasin

Pelindo Tambah Empat E-RTG Gasan Perkuat Layanan Peti Kemas di Banjarmasin

Banjarmasin, Jukung.co.id — Aktivitas bongkar muat peti kemas di Terminal Petikemas Banjarmasin atau TPK Banjarmasin terus diperkuat. PT Pelindo Terminal Petikemas resmi menambah empat unit Electric Rubber Tyred Gantry Crane atau E-RTG berbasis listrik gasan meningkatkan kapasitas wan keandalan operasional terminal.

Penambahan empat unit E-RTG ini dilakukan seiring meningkatnya aktivitas pelayanan peti kemas di TPK Banjarmasin yang terus menunjukkan tren positif.

Hingga akhir Semester I 2026, TPK Banjarmasin tercatat telah melayani arus peti kemas sebanyak 236.990 box atau setara dengan 282.265 TEUs.

Capaian tersebut menjadi salah satu pertimbangan perusahaan gasan memperkuat fasilitas wan peralatan operasional guna menjaga kelancaran arus bongkar muat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa.

Sebelum digunakan dalam kegiatan operasional, empat unit E-RTG terlebih dahulu menjalani serangkaian pengujian teknis.

Pengujian meliputi pemeriksaan visual, pengukuran dimensi, Non-Destructive Testing atau NDT dengan metode Magnetic Particle Testing, Function and Performance Test, Load Test, Commissioning Test, hingga Endurance Test selawas 1×24 jam.

Sabarataan rangkaian pengujian dilakukan gasan memastikan peralatan memenuhi aspek keselamatan, fungsi, serta standar keandalan sebelum digunakan dalam aktivitas terminal.

Setelah sabarataan tahapan pengujian dinyatakan memenuhi spesifikasi teknis, empat unit E-RTG tersebut resmi diserahterimakan gasan operasional oleh PT Pelindo Terminal Petikemas pada 17 Juli 2026.

Terminal Head Terminal Petikemas Banjarmasin, Sirin Purnomo, mengatakan penambahan peralatan tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam merespons pertumbuhan arus peti kemas sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kepelabuhanan.

“Kinerja operasional Terminal Petikemas Banjarmasin yang terus menunjukkan pertumbuhan menjadi dorongan bagi kami gasan meningkatkan kapasitas pelayanan. Hingga Semester I Tahun 2026 kami telah melayani 236.990 box atau setara 282.265 TEUs,” ujar Sirin Purnomo, jelang tengah hari Selasa (28/07/2026).

Menurutnya, kehadiran empat unit E-RTG menjadi investasi strategis gasan menjaga produktivitas terminal. Penambahan peralatan tersebut diharapkan dapat mempercepat pelayanan kapal wan peti kemas sekaligus memastikan kebutuhan pengguna jasa tetap terpenuhi secara optimal.

Dengan tambahan empat unit baru, jumlah RTG di Terminal Petikemas Banjarmasin meningkat matan sebelumnya 12 unit menjadi 16 unit. Artinya, kapasitas peralatan RTG bertambah sekitar 33 persen.

Penambahan ini juga memungkinkan distribusi peralatan di setiap blok container yard menjadi lebih optimal.

Dengan jumlah peralatan yang lebih banyak, proses receiving, delivery, loading, wan unloading peti kemas diharapkan dapat berlangsung lebih cepat karena potensi waktu tunggu peralatan atau waiting time dapat ditekan.

Ketersediaan unit tambahan juga memperkuat keandalan operasional terminal. Saat sebagian peralatan menjalani preventive maintenance, masih tersedia unit lain yang dapat mendukung kegiatan operasional sehingga kontinuitas pelayanan kepada pengguna jasa tetap terjaga.

Kada hanya meningkatkan kapasitas, penggunaan E-RTG berbasis tenaga listrik juga menjadi bagian dari upaya PT Pelindo Terminal Petikemas mengembangkan konsep Green Port.

Dibandingkan RTG konvensional berbahan bakar diesel, E-RTG dinilai memiliki efisiensi energi yang lebih baik, mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil, serta berkontribusi terhadap upaya menekan emisi karbon.

Transformasi tersebut diharapkan dapat mendorong operasional pelabuhan yang lebih ramah lingkungan sekaligus berkelanjutan.

Sirin Purnomo menegaskan, serah terima empat unit E-RTG bukan sekadar penambahan jumlah peralatan operasional. Lebih dari itu, langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi TPK Banjarmasin dalam menghadirkan terminal yang semakin modern wan mampu menjawab kebutuhan pengguna jasa.

“Handover empat unit E-RTG bukan sekadar penambahan peralatan, tetapi merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan infrastruktur yang semakin modern gasan menjawab kebutuhan pengguna jasa,” tegasnya.

Consultant Inspector PT Perfecta Sarana Engineering, Oliver Frids, memastikan sabarataan rangkaian pengujian terhadap empat unit E-RTG telah memenuhi parameter teknis yang dipersyaratkan.

“Berdasarkan hasil inspeksi wan rangkaian pengujian yang telah dilaksanakan, mulai dari Commissioning Test, Load Test hingga Endurance Test, sabarataan unit E-RTG menunjukkan performa yang stabil wan memenuhi kriteria penerimaan sesuai spesifikasi teknis,” ucapnya.

Ia menjelaskan, sistem mekanikal, elektrikal, kontrol, hingga fitur keselamatan pada sabarataan unit telah berfungsi dengan baik.

Dengan hasil tersebut, empat E-RTG dinilai siap digunakan gasan mendukung kegiatan operasional terminal secara andal wan berkesinambungan.

Keberhasilan pengujian juga menunjukkan kesiapan peralatan dalam mendukung aktivitas bongkar muat sekaligus menjadi bagian dari penerapan teknologi kepelabuhanan yang lebih modern wan efisien.

Dengan bertambahnya kapasitas peralatan, produktivitas bongkar muat diharapkan semakin meningkat. Waktu pelayanan kapal wan peti kemas juga dapat dipercepat, sementara keandalan operasional terminal semakin terjaga.

Transformasi tersebut sejalan dengan komitmen Pelindo dalam menghadirkan terminal yang Clean, Green, Safe, wan Smart.

Modernisasi peralatan wan penguatan infrastruktur di TPK Banjarmasin diharapkan kada hanya meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan, tetapi juga memperlancar arus logistik nasional serta memperkuat daya saing pelabuhan Indonesia.

Dengan arus peti kemas yang terus tumbuh, penambahan empat E-RTG menjadi langkah strategis TPK Banjarmasin gasan menghadapi peningkatan aktivitas logistik sekaligus mendukung pertumbuhan perdagangan dan perekonomian di Kalimantan Selatan. (PLD/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *