Jalan Utama Ambles, Tiga Warga Mengungsi wan Arus Lalu Lintas Dialihkan

Jalan Utama Ambles, Tiga Warga Mengungsi wan Arus Lalu Lintas Dialihkan

Banjarmasin, Jukung.co.id – Amblesnya badan Jalan Veteran Paal 5,5 di kawasan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur, mendapat perhatian serius matan Pemerintah Kota Banjarmasin. Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin turun langsung meninjau lokasi kerusakan gasan memastikan penanganan segera dilakukan demi menjaga keselamatan masyarakat, baisukan Rabu (15/07/2026).

Dalam peninjauan, Muhammad Yamin melihat  kondisi badan jalan yang mengalami penurunan cukup signifikan disertai retakan panjang. Ia menilai kerusakan yang terjadi kada hanya menghambat aktivitas lalu lintas, tetapi juga berpotensi membahayakan pengguna jalan apabila kada segera ditangani.

“Kondisinya sangat memprihatinkan. Jalan ini mengalami ambles cukup parah wan harus segera ditangani supayakerusakannya kada semakin meluas maupun menimbulkan korban,” ujarnya.

Meski lokasi berada di wilayah administrasi Banjarmasin, Muhammad Yamin menjelaskan Jalan Veteran Paal 5,5 merupakan jalan berstatus provinsi. Karena itu, perbaikan permanen menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Namun demikian, Pemerintah Kota Banjarmasin memastikan kada akan tinggal diam. Koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan wan instansi terkait akan terus dilakukan supaya proses perbaikan dapat segera direalisasikan.

Menurutnya, persoalan kewenangan kada bulih menjadi penghambat dalam penanganan kondisi yang menyangkut keselamatan masyarakat.

Sebagai langkah awal, Pemko Banjarmasin bersama aparat kepolisian telah menerapkan rekayasa lalu lintas dengan menutup sebagian ruas jalan yang terdampak serta mengalihkan arus kendaraan menuju jalur alternatif.

Langkah tersebut dilakukan gasan mengurangi beban pada badan jalan yang mengalami pergeseran sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan.

Muhammad Yamin menekankan upaya penanganan kada cukup hanya memperbaiki permukaan jalan. Pemerintah berharap penyebab utama amblesnya tanah juga menjadi perhatian melalui kajian teknis terhadap kondisi bantaran sungai, struktur tanah, serta sistem pengamanan tebing supaya kejadian serupa kada kembali terulang.

Ia berharap Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama Balai Wilayah Sungai dapat membangun sinergi dalam penyelesaian persoalan tersebut sehingga penanganan dapat dilakukan secara menyeluruh.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarmasin, Husni Thamrin, memastikan peristiwa tersebut kada menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.

Meski demikian, tiga warga yang rumahnya berada di titik paling terdampak telah mengungsi secara mandiri ke rumah kerabat sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya pergeseran tanah lanjutan.

Berdasarkan hasil pendataan BPBD, dua unit rumah yang juga difungsikan sebagai tempat usaha mengalami kerusakan akibat pergerakan tanah. Selain itu, tujuh bangunan toko di sekitar lokasi turut terdampak karena kondisi tanah yang masih terus bergerak.

Hasil asesmen sementara menunjukkan retakan membelah badan Jalan Veteran sepanjang sekitar 43,5 meter. Sementara itu, tingkat amblesan jalan diperkirakan mencapai 90 sentimeter, dengan pergeseran badan jalan sekitar 3,5 meter.

Kondisi tersebut menjadikan ruas Jalan Veteran sebagai salah satu titik prioritas yang memerlukan penanganan cepat, mengingat jalur tersebut merupakan akses utama yang saban hari dilalui masyarakat.

Pemerintah Kota Banjarmasin berharap kolaborasi lintas instansi dapat mempercepat proses pemulihan sehingga aktivitas masyarakat kembali berjalan normal, sekaligus memberikan rasa aman gasan pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut. (EPW/JCI).

Exit mobile version