Banjarmasin, Jukung.co.id – Mengawali setiap aktivitas dengan menyebut nama Allah SWT wan menjalankan ibadah sesuai tuntunan Rasulullah SAW menjadi pesan utama dalam tausiyah yang disampaikan Ustaz Riza Fahlevi, S.Pd, usai sholat Magrib, di Musholla Muhammadiyah Al Hidayah, Jalan Pasar Lama Laut, Banjarmasin Tengah, malam Ahad (06/06/2026).
Di hadapan buhan jamaah, Ustaz Riza Fahlevi mengajak umat Islam membiasakan membaca Bismillahirrahmanirrahim sebelum memulai setiap pekerjaan sebagai bentuk ketergantungan kepada Allah SWT sekaligus ikhtiar memperoleh keberkahan dalam setiap aktivitas.
“Dalam setiap melakukan sesuatu jangan kada ingat membaca bismillah, karena dengan menyebut nama Allah, setiap pekerjaan yang kita lakukan diharapkan membawa manfaat, kemudahan, wan keberkahan,” ujarnya.
Anjuran tersebut selaras dengan firman Allah SWT dalam Surah Al-‘Alaq ayat 1:
“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan.” (QS. Al-‘Alaq: 1).
Menurut Ustaz Riza Fahlevi, ayat tersebut mengajarkan setiap aktivitas saurang muslim hendaknya diawali dengan mengingat Allah SWT agar apa yang dilakukan bernilai ibadah.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kemurnian ibadah dengan berpedoman pada Al-Qur’an wan sunah Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, setiap bentuk ibadah telah memiliki tata cara yang diajarkan Rasulullah sehingga kada bulih dilakukan berdasarkan pendapat atau kebiasaan semata.
“Kita harus melaksanakan ibadah sebagaimana yang diajarkan Rasulullah SAW. Sabarataan ibadah memiliki tuntunan yang jelas dalam Al-Qur’an wan hadis. Jika kada sesuai dengan tuntunan tersebut, maka ibadah yang dilakukan kada memiliki landasan yang benar,” jelasnya.
Pesan itu diperkuat dengan sabda Rasulullah SAW:
“Sholatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku sholat.” (HR. Al-Bukhari No. 631).
Sementara dalam perkara ibadah secara umum, Rasulullah SAW juga bersabda:
“Barang siapa mengada-adakan dalam urusan (agama) kami ini sesuatu yang bukan darinya, maka perkara itu tertolak.” (HR. Al-Bukhari No. 2697 wan Muslim No. 1718).
Ustaz Riza Fahlevi menambahkan, keseimbangan antara niat yang ikhlas wan tata cara ibadah yang benar menjadi syarat penting agar setiap amal diterima oleh Allah SWT.
Ia berharap buhan jamaah kada hanya memperbanyak amal ibadah, tetapi juga terus belajar memahami Al-Qur’an wan hadis agar setiap ibadah yang dilakukan sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW wan memberikan manfaat gasan kehidupan di dunia maupun akhirat. (HNG/JCI).












