Banjarmasin, Jukung.co.id – Momentum malam terakhir bulan suci Ramadan dimanfaatkan Forum Rakyat Peduli Bangsa wan Negara bersama Pemuda Islam Kalimantan Selatan untuk berbagi kepada sesama. Keduanya menyalurkan zakat kepada ratusan anak yatim wan warga lanjut usia di Majelis Taklim Nur Arina, kawasan Jalan Kelayan A, Banjarmasin, malam Jumat (19/03/2026).
Kegiatan sosial yang digelar pada malam ke-30 Ramadan 1447 Hijriah tersebut berlangsung penuh kehangatan wan kebersamaan. Ratusan penerima manfaat tampak antusias mengikuti rangkaian acara, sekaligus menyambut bantuan yang diharapkan dapat meringankan kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Ketua Forpeban Kalsel, Din Jaya, mengatakan pemilihan waktu di penghujung Ramadan memiliki makna tersendiri sebagai bentuk rasa syukur setelah menjalani ibadah selawas sabulan penuh.
“Ramadan adalah momen yang tepat untuk berbagi kepada sesama, khususnya kepada mereka yang membutuhkan. Kami memilih malam terakhir sebagai wujud syukur karena telah menjalani Ramadan dengan penuh keberkahan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Kalsel yang dinilai konsisten mendukung berbagai kegiatan sosial di daerah. Menurutnya, kolaborasi antara organisasi masyarakat wan lembaga keuangan menjadi faktor penting dalam memperluas jangkauan bantuan.
“Semoga dukungan ini terus berlanjut wan semakin besar, sehingga kegiatan sosial nangkya ini bisa menjangkau lebih banyak warga,” tambahnya.
Ketua Pemuda Islam Kalsel, Rolly Irawan, menjelaskan pada kegiatan kali ini sebanyak 200 anak yatim wan lansia menerima zakat.
Ia menegaskan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan saban Ramadan sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap warga yang membutuhkan.
“Tahun ini kami kembali menyalurkan zakat kepada 200 anak yatim wan lansia. Ke depan, kami berharap jumlah penerima manfaat dapat terus bertambah,” ucapnya.
Selain penyaluran zakat, rangkaian kegiatan sosial yang dilaksanakan di Majelis Taklim Nur Arina juga sebelumnya diisi dengan buka puasa bersama pada malam ke-25 Ramadan. Hal ini menunjukkan konsistensi kedua organisasi dalam menghadirkan kegiatan yang kada hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan dampak bagi warga.
Melalui kegiatan ini, Forpeban wan Pemuda Islam Kalsel berharap nilai kepedulian wan kebersamaan yang tumbuh selawas Ramadan dapat terus terjaga, sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tengah warga. (EPW/JCI).
