35 Titik Disinggahi! Safari Ramadan Pemko Banjarmasin Siapkan Buka, Sahur, dan Bantuan Jutaan Rupiah

35 Titik Disinggahi! Safari Ramadan Pemko Banjarmasin Siapkan Buka, Sahur, dan Bantuan Jutaan Rupiah

Banjarmasin, Jukung.co.id – Pemerintah Kota Banjarmasin kembali melaksanakan rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah dengan menyasar 35 masjid dan mushala yang tersebar di 52 kelurahan se-Banjarmasin. Kegiatan tersebut menjadi agenda rutin tahunan dalam rangka mempererat hubungan antara pimpinan daerah dan masyarakat selawas bulan suci Ramadan.

Safari Ramadan tahun ini tidak hanya diisi dengan buka puasa bersama, tetapi juga sahur bersama, silaturahmi, serta penyerahan bantuan untuk mendukung operasional tempat ibadah yang dikunjungi.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako Banjarmasin, Juli Khair, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran langsung pemerintah di tengah masyarakat.

“Jadwalnya itu ada buka puasa bersama, sahur dan silaturahmi sekaligus penyerahan bantuan. Bantuan sekitar Rp2,5 juta untuk operasional masjid dan mushala,” ujarnya, dini hari Ahad (22/02/2026).

Menurutnya, setiap masjid dan mushala yang menjadi lokasi Safari Ramadan akan menerima bantuan operasional sebesar Rp2,5 juta. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan pengelolaan dan aktivitas ibadah selawas Ramadan.

Selain itu, seluruh konsumsi untuk kegiatan buka puasa dan sahur disiapkan langsung oleh Pemerintah Kota Banjarmasin. Langkah ini diambil agar pengurus masjid dan mushala tidak terbebani secara finansial ketika menjadi tuan rumah kegiatan.

“Jadi konsumsi disiapkan oleh Pemko Banjarmasin, sehingga tidak membebani masjid dan mushala yang dikunjungi,” jelasnya.

Juli Khair menegaskan, Safari Ramadan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sarana membangun komunikasi dua arah antara pemerintah dan warga. Melalui momentum tersebut, pimpinan daerah bersama jajaran SKPD dapat menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

“Intinya Safari Ramadan adalah silaturahmi pimpinan daerah dan SKPD dengan warga Banjarmasin,” tambahnya.

Dengan pola kunjungan yang tersebar di berbagai kelurahan, Pemko Banjarmasin berupaya memastikan pemerataan jangkauan kegiatan. Tidak hanya di pusat kota, tetapi juga menjangkau wilayah-wilayah lain agar seluruh lapisan masyarakat merasakan kehadiran pemerintah.

Ia juga membuka kemungkinan adanya penambahan titik kunjungan, menyesuaikan dengan waktu yang tersedia dan usulan masyarakat.

“Dari 35 titik bisa saja bertambah. Jika memang masih ada waktu dan slot penambahan, akan dimasukkan,” pungkasnya. (EPW/JCI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *