Raker KONI Banjarmasin 2026 Digelar, Evaluasi Porprov Jadi Landasan Pembinaan Olahraga ke Depan

Raker KONI Banjarmasin 2026 Digelar, Evaluasi Porprov Jadi Landasan Pembinaan Olahraga ke Depan

Banjarmasin, Jukung.co.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banjarmasin mulai memetakan arah pembinaan olahraga prestasi tahun 2026 melalui pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) KONI Banjarmasin. Forum strategis ini digelar sebagai tindak lanjut atas capaian gemilang Banjarmasin pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Selatan XII Tahun 2025 di Kabupaten Tanah Laut.

Raker KONI Banjarmasin Tahun 2026 dibuka secara resmi oleh Wali Kota Banjarmasin yang diwakili Sekretaris Daerah Banjarmasin, Ikhsan Budiman, di Aula Cafe Nostalgia, Jalan Belitung Laut, Kecamatan Banjarmasin Barat, jelang tengah hari Sabtu (31/01/2026).

Forum ini menjadi momentum awal untuk menyusun strategi baru pembinaan olahraga, sekaligus mengevaluasi capaian prestasi sebelumnya. Pada Porprov Kalsel 2025, kontingen Banjarmasin mencatatkan prestasi impresif dengan mengoleksi total 626 medali, terdiri dari 217 medali emas, 204 perak, dan 205 perunggu. Raihan tersebut menempatkan Banjarmasin sebagai salah satu kekuatan utama olahraga di Kalimantan Selatan.

Sekretaris Daerah Banjarmasin, Ikhsan Budiman, dalam sambutannya menegaskan Raker 2026 harus menjadi titik awal penguatan profesionalisme pengelolaan olahraga prestasi di Kota Seribu Sungai. Menurutnya, forum ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan ruang strategis untuk menentukan arah, prioritas, serta kualitas pembinaan atlet ke depan.

“Rapat kerja ini merupakan forum strategis untuk menentukan arah, prioritas, dan kualitas pembinaan olahraga prestasi di Banjarmasin,” ujarnya.

Ia mengingatkan agar capaian prestasi dan perolehan medali di masa lalu tidak membuat jajaran KONI dan pengurus cabang olahraga terlena. Tantangan pembinaan olahraga ke depan, lanjutnya, menuntut perencanaan yang lebih terukur, disiplin dalam pelaksanaan, serta keberanian melakukan evaluasi secara jujur dan berkelanjutan.

“Pembinaan olahraga hari ini menuntut profesionalisme, perencanaan yang terukur, dan keberanian untuk melakukan evaluasi secara jujur. Prestasi tidak lahir dari rutinitas, tetapi dari keputusan yang tepat, konsistensi pembinaan, serta pengelolaan organisasi yang disiplin,” tegasnya.

Pemerintah Kota Banjarmasin juga menekankan pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran olahraga. Dukungan pembiayaan yang diberikan pemerintah daerah, menurut Ikhsan Budiman, harus sejalan dengan kinerja dan capaian nyata di lapangan. Oleh karena itu, setiap program kerja yang dirumuskan dalam Raker diharapkan memiliki indikator keberhasilan yang jelas dan terukur.

“Pemerintah Kota Banjarmasin berkomitmen mendukung penuh pengembangan olahraga prestasi, namun dukungan tersebut harus sejalan dengan kinerja, akuntabilitas, dan capaian nyata,” tambahnya.

Ketua KONI Banjarmasin, Hermansyah, menyampaikan Raker Tahun 2026 diharapkan mampu melahirkan program-program kerja yang realistis namun tetap berorientasi pada target prestasi tinggi. Dengan strategi pembinaan yang lebih tajam dan terarah, ia optimistis Banjarmasin mampu mempertahankan dominasinya di tingkat provinsi serta melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing di level regional maupun nasional.

“Melalui Raker ini, kami berharap lahir rumusan program yang mampu membawa nama Kota Banjarmasin semakin berdaya saing, tidak hanya di tingkat regional, tetapi juga nasional,” jelasnya.

Selain membahas program pembinaan dan target prestasi, Hermansyah juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan atlet. Ia berharap Pemerintah Kota Banjarmasin terus memberikan perhatian serius kepada para atlet yang telah berjuang mengharumkan nama daerah, khususnya terkait bonus dan penghargaan atas prestasi yang diraih.

“Kami berharap perhatian pemerintah terhadap para atlet yang telah mengharumkan nama Banjarmasin terus ditingkatkan, terutama menyangkut kesejahteraan dan bonus atlet,” tegasnya.

Raker KONI Banjarmasin Tahun 2026 diharapkan menjadi pijakan kuat dalam merumuskan arah pembinaan olahraga yang lebih profesional, terukur, dan berkelanjutan, demi menjaga prestasi serta kejayaan olahraga Banjarmasin di masa mendatang. (EPW/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *