Berita  

Ketua TP PKK Neli Listriani Turun Tangan, Lunasi Biaya Persalinan Istri Surian yang Wafat Usai Melahirkan di RSUD Sultan Suriansyah

Ketua TP PKK Neli Listriani Turun Tangan, Lunasi Biaya Persalinan Istri Surian yang Wafat Usai Melahirkan di RSUD Sultan Suriansyah

Banjarmasin, Jukung.co.id — Kisah pilu yang dialami Surian, warga Tatah Belayung, Kelurahan Pemurus Dalam, Kecamatan Banjarmasin Selatan, akhirnya berakhir haru. Setelah istrinya, Rahmaniar Yulia Nur Fajar, meninggal dunia usai melahirkan anak ketiga, Surian sempat kebingungan menanggung biaya rumah sakit sebesar Rp14 juta lebih di RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin.

Namun kini, beban berat itu terangkat setelah Ketua TP PKK Banjarmasin, Neli Listriani, turun langsung membantu penyelesaian tunggakan biaya persalinan tersebut. Perhatian dan langkah cepat yang diambil Neli Listriani menjadi bukti kepedulian pemerintah terhadap warga yang sedang menghadapi situasi sulit.

Sebelumnya, Surian yang bekerja sebagai buruh serabutan terpaksa menandatangani surat perjanjian pembayaran dan menyerahkan BPKB kendaraan, dua KTP, serta duit tunai Rp600 ribu sebagai jaminan agar jenazah sang istri dan bayi yang baru lahir bisa dibawa bulik. Kondisi itu membuat keluarga Surian semakin terpuruk di tengah suasana duka.Mengetahui kabar tersebut, Neli Listriani segera berkoordinasi dengan RSUD Sultan Suriansyah, Dinas Kesehatan Banjarmasin, dan sejumlah pihak terkait untuk memastikan masalah itu segera tertangani.

Dalam kunjungannya ke rumah Surian pada tengah hari Kamis (30/10/2025), Neli Listriani tidak kuasa menahan haru saat melihat langsung kondisi keluarga yang baru saja kehilangan sosok istri dan ibu tercinta. Ia memastikan seluruh biaya persalinan dan pelayanan medis atas nama almarhumah Rahmaniar Yulia Nur Fajar telah dinyatakan lunas dan ditanggung oleh Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Kami tidak ingin ada warga Banjarmasin yang kesulitan membayar biaya kesehatan, apalagi dalam kondisi berduka. Semua biaya sudah ditanggung pemerintah, dan jaminan berupa BPKB serta KTP juga sudah dikembalikan,” tutur Neli Listriani dengan mata berkaca-kaca.

Tidak berhenti di situ, Neli Listriani juga menyerahkan bantuan kebutuhan bayi seperti susu formula, popok, dan perlengkapan harian lainnya sebagai bentuk kepedulian TP PKK terhadap keluarga Surian. Ia berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga yang kini harus menjalani hidup tanpa kehadiran seorang ibu.

“Kami hadir bukan hanya untuk menyelesaikan masalah administratif, tetapi juga ingin berbagi empati dan dukungan moral agar warga merasa tidak sendirian,” ungkapnya.

Surian menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang tidak terhingga atas perhatian yang diberikan Ketua TP PKK dan Pemerintah Kota Banjarmasin. “Aku kada tahu harus bapander apa. Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada Ibu Neli dan Bapak Wali Kota Muhammad Yamin yang sudah membantu kami. Biaya rumah sakit sudah lunas, BPKB sudah dikembalikan. Mudahan Allah membalas kebaikan mereka,” ujarnya haru.

Kini, Surian berusaha menata kembali hidupnya bersama ketiga anaknya. Meski berat, ia merasa lebih tenang karena beban finansial yang sempat menghantuinya telah terselesaikan.

Peristiwa ini menjadi pengingat, kehadiran pemerintah bukan sekadar dalam bentuk kebijakan, tetapi juga aksi nyata di lapangan. Langkah cepat Neli Listriani membuktikan kepedulian dan solidaritas sosial tetap menjadi fondasi kuat dalam membangun  Banjarmasin yang berempati dan manusiawi. (EPW/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *