Berita  

PKBM Jadi Harapan Baru Tekan Angka Putus Sekolah di Banjarmasin

PKBM Jadi Harapan Baru Tekan Angka Putus Sekolah di Banjarmasin

Banjarmasin, Jukung.co.id – Kasus anak putus sekolah di Banjarmasin masih menjadi persoalan serius yang harus segera ditangani. Pemerintah Kota bersama berbagai pihak kini terus mencari solusi, salah satunya melalui keberadaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang memberi peluang pendidikan alternatif bagi anak-anak yang sempat terhenti pendidikannya.

PKBM hadir dengan program kesetaraan, mulai dari Paket A (setara SD), Paket B (setara SMP), hingga Paket C (setara SMA). Program ini membuka kesempatan luas bagi remaja hingga orang dewasa untuk memperoleh kembali akses pendidikan formal. Khusus Paket C menjadi pilihan banyak remaja Banjarmasin yang ingin mendapatkan ijazah formal sebagai syarat melanjutkan kuliah atau masuk dunia kerja.

Seorang pengajar PKBM Banjarmasin, Verrawati, menjelaskan lembaga ini telah berjalan selawas tiga tahun di Jalan Alalak Selatan Banjarmasin Utara. Hingga kini, tercatat lebih dari 80 peserta didik dengan latar belakang usia yang beragam, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa berusia 50 tahun.
“Peserta kami berasal dari berbagai usia, namun mereka punya semangat yang sama untuk belajar kembali. Ada yang baru berhenti sekolah, ada juga yang ingin melanjutkan meski sudah bekerja,” ungkap Verrawati, baisukan Sabtu (20/09/2025).

Ia menambahkan, pola pembelajaran di PKBM disusun menyerupai sekolah formal, namun lebih fleksibel menyesuaikan kondisi peserta. Bahkan, sistem pembelajaran digital juga diterapkan agar peserta tetap aktif dan melek perkembangan zaman. “Selain materi akademik, kami membekali mereka dengan keterampilan tambahan. Jadi, setelah lulus mereka bisa bersaing di dunia kerja dan mandiri secara ekonomi,” ujarnya.

Salah seorang siswi PKBM, Andini, mengaku baru bergabung pada 2025. Ia menuturkan alasan memilih PKBM karena ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. “Sebelumnya saya belajar di pondok pesantren. Di sini saya ingin dapat ijazah formal agar bisa melanjutkan kuliah,” ucapnya.

Keberadaan PKBM di Banjarmasin diharapkan dapat menekan angka putus sekolah yang selawas ini masih cukup tinggi. Selain memberi jalan kembali bagi anak-anak untuk menggapai pendidikan, PKBM juga memberi ruang bagi masyarakat dewasa untuk memperoleh pengetahuan sekaligus keterampilan baru.

Dengan dukungan penuh pemerintah dan semangat para peserta, PKBM diyakini menjadi solusi nyata dalam mencetak generasi muda Banjarmasin yang lebih berdaya, berpendidikan, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (EPW/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *