Banjarmasin, Jukung.co.id – Halaman Asrama Yatim dan Dhuafa Yayasan Pejuang Mulia di Banjarmasin Barat tampak lebih ramai dari biasanya, jelang tengah hari Sabtu (13/09/2025). Puluhan anak berkumpul dengan wajah penuh antusias, menyambut rombongan DPP Forum Kerukunan dan Pemerhati Warga Kalimantan (FKPWK). Mereka bukan sekadar tamu, melainkan pembawa kabar gembira: paket sembako, kebutuhan pangan, dan duit saku.
Bagi mereka, bantuan sederhana ini bukan hanya soal kebutuhan pangan, melainkan juga simbol perhatian dan kasih sayang dari orang-orang di luar lingkar keluarga.
Di Asrama Yatim dan Dhuafa Yayasan Pejuang Mulia (YPM) di Banjarmasin Barat, wajah-wajah kecil tampak sumringah. Mereka berlarian dengan senang menerima rombongan, doa pun mereka berikan untuk DPP FKPWK . “Kami sangat berterima kasih. Semoga para pengurus FKPWK selalu mendapat pahala yang besar,” ucap Diding Muhammad Abdullah, pengurus panti.
Senyum serupa terlihat ketika rombongan melangkah ke Panti Asuhan Yatim Putra Muhammadiyah Cabang 3 di Banjarmasin Utara. Di sana, Tegar, salah seorang anak, mewakili teman-temannya menyampaikan rasa syukur. “Bantuan ini sangat membantu meringankan kami yang ada di panti. Terima kasih atas perhatiannya,” ujarnya dengan mata berbinar.
Perjalanan berlanjut ke Rumah Harapan (Putra) di Banjarmasin Tengah. Pengurus panti, Abi Dodo, mengaku terharu dengan bantuan yang diberikan. “Doa kami akan selalu mengiringi kebaikan yang sudah FKPWK berikan,” ucapnya.
Sementara itu di Rumah Harapan (Putri) di Banjarmasin Timur, anak-anak tampak lebih gembira lagi. Selain sembako, mereka masing-masing mendapat duit saku. “Kebahagiaan anak-anak ini tidak terhingga. Mereka merasa benar-benar diperhatikan,” ucap Abi Kasmita, pengurus panti.
Di Pondok Yatim dan Dhuafa Yayasan Ar-Rahmah di Banjarmasin Selatan, ungkapan syukur datang dari Aseila Muthaharah. “Terima kasih kepada DPP FKPWK. Semoga selalu dalam lindungan Allah SWT,” tuturnya.
Pembina DPP FKPWK, Junaidi, menegaskan kegiatan ini dilakukan bertepatan dengan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus menyambut Hari Jadi Banjarmasin ke-499. “Rasulullah sangat menyayangi anak yatim. Beliau sendiri pun yatim piatu. Kita ingin meneladani sikap itu dengan menyantuni mereka,” ucapnya.
Sementara Ketua Umum DPP FKPWK, Rachmad Fadillah, S.H., berharap aksi ini bisa menjadi bagian dari warisan sosial bagi kota. “Hari Jadi Banjarmasin ke-499 bukan hanya soal seremoni, tetapi juga momentum berbagi. Semoga bantuan ini membawa semangat dan keceriaan bagi anak-anak panti,” ujarnya.
Semua anak panti pun merasakan kebahagiaan, karena tidak hanya sembako tapi duit saku menjadi bekal mereka untuk melangkah kesekolah.
Di balik senyum kecil Tegar dan kawan-kawannya, tersimpan pesan sederhana: kebahagiaan bisa lahir dari uluran tangan yang tulus. Dan bagi DPP FKPWK, berbagi di momen Maulid Nabi dan Hari Jadi Banjarmasin menjadi pengingat bila kepedulian adalah warisan sosial yang harus terus dijaga. (HNG/JCI).
