Banjarmasin, Jukung.co.id – Suasana tenang di Kelurahan Pekapuran Laut, Banjarmasin Tengah, mendadak pecah oleh kepanikan, dini hari Kamis (11/9/2025). Api yang tiba-tiba membesar dari salah satu rumah di Gang Hikamah, cepat merambat ke rumah-rumah lain di gang sempit itu. Dalam hitungan menit, si jago merah melumat pemukiman padat penduduk hingga enam rumah hangus rata dengan tanah.
Putri Purnama (35), seorang penyanyi dangdut lokal yang cukup dikenal warga, malam itu meninggalkan trauma mendalam. Ia nyaris tidak selamat, jika tetangganya tidak mengetuk pintu berulang kali. “Saya masih tidur, tiba-tiba dibangunkan tetangga. Begitu keluar, api sudah dekat. Tidak sempat menyelamatkan apa pun, semua habis,” ungkapnya sambil menahan tangis.
Bagi Putri Purnama, kobaran api bukan hanya menghanguskan rumah dan barang berharganya, tetapi juga panggung kecil tempat ia sering berlatih dan menyimpan kostum manggungnya. “Semua habis. Saya tidak tahu harus mulai dari mana lagi,” ucapnya lirih.
Kepanikan warga makin diperparah oleh akses jalan yang sempit serta sumber banyu yang terbatas. Puluhan relawan dan petugas pemadam kebakaran berjibaku menembus lorong sempit sambil mengulur selang. Meski begitu, upaya mereka sering terhambat.
Setelah berjam-jam berjuang, api akhirnya berhasil dipadamkan menjelang subuh. Namun, hanya puing-puing hitam yang tersisa. Warga terdampak harus menerima kenyataan pahit, rumah dan harta benda mereka musnah tidak bersisa.
Malam itu, mereka kehilangan tempat bernaung, kenangan, dan rasa aman. Yang tersisa kini hanyalah harapan, bila dari puing hitam yang tersisa, mereka bisa bangkit kembali.
Lurah Pekapuran Laut, Doddy Surya Kusuma, menyampaikan pihak kelurahan segera melakukan pendataan korban untuk memastikan para korban mendapat bantuan darurat serta akan berkoordinasi dengan BPBD wan dinas terkait lainnya/ agar kebutuhan mendesak warga bisa segera terpenuhi.
“Kami akan pastikan mereka mendapat bantuan darurat, terutama kebutuhan pokok. Ke depan juga akan kami laporkan agar ada bantuan lanjutan,” ujarnya.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih diselidiki polisi. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. (AHF/JCI).
