Bahlil Lahadalia Buka Musda XI Golkar Kalsel: Target Tambah Kursi dan Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kecamatan

Bahlil Lahadalia Buka Musda XI Golkar Kalsel: Target Tambah Kursi dan Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kecamatan

Banjarmasin, Jukung.co.id – Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Provinsi Kalimantan Selatan, yang digelar pada 3–4 Agustus 2025 di Hotel Fugo, Jalan A. Yani Paal 2,5 Banjarmasin Tengah. Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus DPD Partai Golkar dari 13 kabupaten/kota, organisasi sayap partai, dan perwakilan partai politik lainnya di Kalimantan Selatan.

Dalam sambutannya, Bahlil Lahadalia menyampaikan apresiasi atas capaian Partai Golkar Kalsel yang telah berhasil mengantarkan partai beringin itu menjadi pemenang dalam pemilu di daerah tersebut. Ia menyebut Kalimantan Selatan sebagai salah satu lumbung suara Partai Golkar di tingkat nasional.

“Kami baru saja melaksanakan Musda di Kalsel. Kalimantan Selatan adalah salah satu lumbung Partai Golkar di Indonesia. Untuk itu, apresiasi patut diberikan kepada pengurus sebelumnya yang telah bekerja keras menjadikan Golkar sebagai pemenang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Musda adalah bagian dari upaya konsolidasi partai di tingkat daerah, yang setelah ini diharapkan berlanjut ke Musyawarah Wilayah (Muswil) di tingkat kabupaten/kota bahkan hingga ke kecamatan. Langkah ini dianggap penting untuk memperkuat struktur dan soliditas organisasi partai di seluruh jenjang.

“Musda ini bukan sekadar agenda rutin, tapi menjadi langkah awal konsolidasi menyeluruh. Tujuan kami hadir di sini adalah memastikan, proses penguatan struktur partai berjalan berjenjang hingga ke tingkat akar rumput,” jelasnya.

Dalam arahannya, Bahlil Lahadalia menegaskan, ketua DPD Partai Golkar Kalsel yang akan terpilih melalui Musda ini diberikan target strategis oleh DPP. Target utama tersebut adalah penambahan jumlah kursi legislatif di semua tingkatan kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional, pada Pemilu 2029 mendatang.

“Ketua yang terpilih nanti harus siap dengan target besar pada 2029, kursi Partai Golkar harus bertambah. Ini tidak bisa dicapai tanpa konsolidasi, kerja kolektif, dan kontribusi nyata bagi masyarakat dan negara,” tegasnya.

Bahlil Lahadalia menyerahkan sepenuhnya mekanisme pemilihan ketua kepada forum Musda.

“Kami serahkan sepenuhnya kepada forum untuk memilih ketua. Proses demokratis ini adalah ciri khas Partai Golkar. Yang terpenting adalah setelah terpilih, ketua segera bekerja menjalankan program-program strategis dan membangun kekuatan organisasi ke depan,” pungkasnya. (HNG/JCI).

Exit mobile version