Berita  

DPRD Banjarmasin Dukung Penurunan Tarif Parkir Untuk Bantu Masyarakat

DPRD Banjarmasin Dukung Penurunan Tarif Parkir Untuk Bantu Masyarakat

Banjarmasin – Jukung.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penurunan tarif parkir yang diusulkan oleh Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin. Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Banjarmasin, Muhammad Ridho Akbar, wayah ditemui di Gedung DPRD Banjarmasin, jelang tengah hari Senin (02/06/2025).

Menurut Muhammad Ridho Akbar, sebelum diterbitkannya kebijakan resmi mengenai penurunan tarif parkir, Wali Kota Banjarmasin terlebih dahulu mengirimkan surat resmi kepada DPRD sebagai bentuk pemberitahuan dan permohonan persetujuan. Surat tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan rapat gabungan antara Komisi II dan Komisi III DPRD Banjarmasin.

“Wali Kota Muhammad Yamin sebelumnya telah bersurat kepada DPRD untuk memberitahukan rencana penurunan tarif parkir. Kami menanggapi dengan mengadakan rapat lintas komisi, yakni Komisi II dan Komisi III, untuk membahas hal ini secara mendalam,” ungkap Politisi Partai Golkar ini.

Ia menambahkan bahwa secara prinsip, seluruh anggota DPRD yang hadir dalam rapat tersebut menyatakan sepakat dan mendukung langkah pemerintah kota menurunkan tarif parkir. Pertimbangannya, kondisi perekonomian masyarakat saat ini masih belum stabil dan cukup berat, sehingga kebijakan yang pro-rakyat seperti ini dinilai sangat relevan.

“Pada dasarnya, kami sangat setuju. Ini adalah langkah yang tepat dan responsif terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang sedang sulit. Tarif parkir yang lebih terjangkau akan memberi ruang gerak yang lebih luas bagi warga dalam menjalankan aktivitas ekonomi maupun sosialnya,” tegasnya.

Menurutnya, kebijakan ini diharapkan dapat membawa dampak positif dan meringankan beban warga kota seribu sungai dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Namun, terkait dengan dampak penurunan tarif parkir terhadap pendapatan daerah, hal ini nantinya akan menjadi fokus pembahasan oleh Komisi II DPRD Banjarmasin.

“Memang dari sisi pendapatan daerah, akan ada penyesuaian. Tapi akan dibahas secara teknis oleh Komisi II. Mereka akan mencari skema alternatif agar PAD tetap optimal tanpa harus mengorbankan kepentingan warga,” ujarnya.

Dengan penurunan tarif ini, DPRD Banjarmasin berharap agar kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah semakin meningkat, serta menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara legislatif dan eksekutif dapat menghasilkan kebijakan yang berpihak pada rakyat.

“ Kota Banjarmasin yang dikenal sebagai “Kota Seribu Sungai” diharapkan terus menjadi kota yang nyaman, ramah, dan terjangkau bagi seluruh warganya,” pungkasnya. (HNG/JCI).

Exit mobile version