Banjarnasin, Jukung.co.id – Menjelang pelaksanaan Idul Adha 1447 Hijriah, DPRD Banjarmasin menghimbau sabarataan panitia penyelenggara ibadah kurban di berbagai masjid, mushola, hingga lingkungan permukiman agar menggunakan tenaga juru sembelih halal yang bersertifikat.
Langkah tersebut dinilai penting gasan memastikan proses penyembelihan hewan kurban berjalan sesuai syariat Islam, memenuhi kaidah fiqih, serta menjunjung prinsip kesejahteraan hewan.
Imbauan itu disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin, Hendra, tengah hari Senin (25/05/2026).
Menurutnya, pelaksanaan ibadah kurban kada sekedar kegiatan penyembelihan hewan, tetapi bagian dari ibadah yang harus dilaksanakan sesuai ketentuan agama.
Karena itu, panitia kurban diharapkan bujur-bujur memperhatikan kompetensi urang yang bertugas melakukan penyembelihan.
“Panitia penyelenggara ibadah kurban sebaiknya menggunakan juru sembelih yang sudah bersertifikat wan memahami aturan fiqih agar pelaksanaan kurban sesuai syariat,” ujarnya.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera tersebut menegaskan, baik penyembelihan secara manual maupun menggunakan alat tetap harus dilakukan sesuai kaidah syariat.
Menurutnya, sertifikasi menjadi indikator penting bila saurang penyembelih telah mendapatkan pelatihan teknis sekaligus pemahaman tentang tata cara penyembelihan halal.
Namun jika belum memiliki sertifikat resmi, sekadanya penyembelih harus memahami syarat wan ketentuan dalam fiqih penyembelihan hewan kurban.
Hendra berharap ssabarataan panitia kurban dapat lebih selektif dalam menunjuk petugas penyembelih agar pelaksanaan ibadah kurban berjalan sah, tertib, wan sesuai tuntunan agama.
Ketua I Juru Sembelih Halal Provinsi Kalimantan Selatan, drh Annang Dwijatmiko, menyampaikan wayahini terdapat sekitar 120 juru sembelih halal di Banjarmasin yang telah mengantongi sertifikat resmi.
Buhan juru sembelih tersebut juga telah mengikuti pelatihan khusus gasan memastikan proses penyembelihan dilakukan secara profesional sesuai standar syariat wan teknis kesehatan hewan.
Ia menjelaskan, sabarataan anggota juru sembelih halal yang tergabung telah diberikan formulir pendataan gasan mencatat lokasi penyembelihan wan jumlah hewan kurban yang akan ditangani.
Data tersebut nantinya akan direkap gasan memetakan sebaran pelaksanaan kurban di Banjarmasin wan hanyar dapat diketahui secara pasti pada hari pelaksanaan Idul Adha 1447 Hijriah. (HNG/JCI).












