Ahmad Zazuli Definitif Jadi Kabag Umum Setda Banjarmasin, Dua SKPD Alami Kekosongan Pimpinan

Ahmad Zazuli Definitif Jadi Kabag Umum Setda Banjarmasin, Dua SKPD Alami Kekosongan Pimpinan

Banjarmasin, Jukung.co.id – Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin melantik wan merotasi sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin, baisukan Senin (26/10/2026). Penataan birokrasi ini menetapkan Ahmad Zazuli sebagai Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Banjarmasin secara definitif, sekaligus menyisakan kekosongan pimpinan pada dua satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Pelantikan berlangsung di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin. Sejumlah pejabat mendapat penugasan baru sebagai bagian penyegaran organisasi wan upaya meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan.

Ahmad Zazuli menjadi salah satu pejabat nang mendapat penetapan jabatan definitif. Sebelumnya, ia menjabat Kepala Subbagian Rumah Tangga wan Perlengkapan pada Bagian Umum Setda Banjarmasin, sekaligus menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas (Plt) Kepala Bagian Umum selawas kurang lebih tiga bulan.

Dengan pelantikan tersebut, jabatan Kepala Bagian Umum nang sebelumnya dijalankan melalui penugasan sementara kini memiliki pejabat definitif. Pengisian jabatan ini diharapkan memperjelas pelaksanaan tugas wan tanggung jawab dalam mendukung administrasi serta kebutuhan operasional pemerintahan kota.

Kepala Badan Kepegawaian wan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Banjarmasin, Totok Agus Daryanto, menjelaskan pelantikan wan pergeseran jabatan merupakan bagian dari penataan organisasi pemerintahan.

“Pelantikan wan rotasi jabatan ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus upaya mengoptimalkan kinerja pemerintahan. Dengan adanya pejabat definitif, diharapkan pelaksanaan tugas wan fungsi perangkat daerah dapat berjalan lebih efektif, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” ujarnya.

Menurut Totok Agus Daryanto, rotasi tersebut jua membuat sejumlah posisi nang sebelumnya diisi pelaksana tugas kini telah memiliki pejabat definitif. Namun, pergeseran jabatan turut berdampak pada kekosongan pimpinan di dua SKPD, yakni Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian wan Perikanan (KP3) serta Dinas Koperasi, Usaha Mikro wan Tenaga Kerja (Diskopumker) Banjarmasin.

Kekosongan jabatan Kepala Dinas KP3 terjadi setelah pejabat sebelumnya, Yuliansyah Efendi, mendapat penugasan baru sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan wan Perlindungan Anak (DP3A) Banjarmasin.

Sementara itu, jabatan Kepala Diskopumker kosong setelah Machli Riyadi dilantik menjadi Kepala Biro Hukum Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

“Kekosongan jabatan Kepala Dinas KP3 terjadi setelah kadis sebelumnya mendapat penugasan baru sebagai Kepala DP3A. Sedangkan jabatan Kepala Diskopumker kosong, karena Pak Machli Riyadi resmi dilantik sebagai Kepala Biro Hukum Kementerian Kesehatan Republik Indonesia,” jelasnya.

Selain Ahmad Zazuli wan Yuliansyah Efendi, rotasi jabatan jua mencakup sejumlah posisi strategis lainnya di lingkungan Setda Banjarmasin.

Muhammad Ramadhan, nang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, kini dipercaya menduduki posisi Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Banjarmasin.

Perubahan jua terjadi pada jajaran kepala bagian. Noorfahmi Arif Ridha dilantik sebagai Kepala Bagian Pengadaan Barang wan Jasa Setda Banjarmasin. Adapun Hj. Zuraida dipercaya menjabat Kepala Bagian Protokol wan Komunikasi Pimpinan Setda Banjarmasin.

Perpindahan sejumlah pejabat tersebut menjadi bagian dari penataan susunan organisasi di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin. Pemerintah berharap pejabat nang mendapat amanah baru dapat segera menyesuaikan diri wan menjalankan program kerja sesuai tugas masing-masing.

Perhatian berikutnya tertuju pada langkah Pemko Banjarmasin dalam mengisi dua jabatan kepala dinas nang masih kosong. Sementara itu, para pejabat nang baru dilantik diharapkan segera menjalankan tanggung jawabnya agar roda pemerintahan wan pelayanan publik tetap berjalan optimal. (EPW/JCI).

Exit mobile version