IHSG Anjlok 8 Persen! BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham

IHSG Anjlok 8 Persen! BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham

Jakarta, Jukung.co.id – Pasar saham Indonesia mengalami tekanan tajam pada Jumat (16/10/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot hingga 8 persen pada awal perdagangan, sehingga PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memberlakukan penghentian sementara perdagangan atau trading halt selawas 30 menit.

Berdasarkan keterangan resmi BEI, penghentian perdagangan mulai diberlakukan pada pukul 08.58 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS). Perdagangan kemudian dijadwalkan kembali dibuka pada pukul 09.28 JATS tanpa perubahan jadwal perdagangan.

BEI menyatakan, langkah tersebut diambil setelah penurunan IHSG mencapai ambang 8 persen. Kebijakan ini merupakan bagian dari mekanisme pengendalian perdagangan gasan menjaga aktivitas pasar saham tetap berlangsung secara teratur, wajar, wan efisien.

Tekanan pasar terjadi setelah penyedia indeks global MSCI membuka konsultasi terkait kemungkinan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia, dari kategori Emerging Market menjadi Standalone Market. Perkembangan tersebut turut menjadi perhatian pelaku pasar karena berpotensi mempengaruhi persepsi investor global terhadap pasar modal Indonesia.

BEI menjelaskan, penerapan trading halt mengacu pada Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas wan Surat Keputusan Direksi BEI Nomor Kep-00002/BEI/04-2025.

Mekanisme penghentian sementara ini dimaksudkan gasan memberikan jeda ketika pasar mengalami penurunan tajam, sehingga perdagangan dapat berlangsung dengan tetap memperhatikan ketentuan nang berlaku.

Setelah penghentian sementara berakhir, perdagangan saham dijadwalkan kembali berjalan sesuai jadwal. Namun, pembukaan kembali perdagangan kada serta-merta menjamin IHSG akan pulih karena pergerakan indeks tetap bergantung pada kondisi pasar wan aktivitas transaksi investor.

Melalui kebijakan tersebut, BEI menegaskan upayanya menjaga stabilitas mekanisme perdagangan di tengah tekanan pasar. Perkembangan IHSG wan respons investor selanjutnya menjadi perhatian pelaku pasar modal di tengah ketidakpastian nang sedang berlangsung. (RLS/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *