Banjarmasin, Jukung.co.id – Barito Putera membidik kemenangan wayah menjamu Persiba Balikpapan pada pekan kelima Grup Timur Pegadaian Championship 2026–2027, malam Ahad (10/10/2026). Bermain di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Laskar Antasari bertekad mengamankan tiga poin sekaligus memperbaiki hasil setelah menelan kekalahan dari Persela Lamongan.
Laga ini menjadi kesempatan bagi Barito Putera menunjukkan respons positif di tengah evaluasi tim wan perubahan di kursi kepelatihan. Kesiapan pemain serta kemampuan menjaga konsistensi permainan bakal menjadi perhatian utama menghadapi Persiba.
Pelatih caretaker sekaligus direktur teknik Barito Putera, Frans Sinatra Huwae, memastikan tim telah melakukan evaluasi terhadap penampilan sebelumnya. Ia menegaskan, para pemain harus menjadikan kekalahan sebagai pelajaran agar tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya.
Menurut Frans Sinatra Huwae, bermain di kandang sendiri menjadi tanggung jawab besar nang harus dijawab dengan penampilan maksimal. Karena itu, ia meminta seluruh pemain menjaga konsentrasi wan memperkuat kerja sama di lapangan.
Perubahan pelatih jua kada bulih mengganggu fokus tim. Frans Sinatra Huwae menekankan pentingnya kebersamaan agar Barito Putera tetap mampu menjalankan target nang telah ditetapkan.
Senada dengan itu, pemain Barito Putera, Muhammad Iqbal Gwijangge, menyebut pergantian pelatih merupakan bagian nang wajar dalam sepak bola. Ia memastikan para pemain tetap bersatu wan terus melakukan evaluasi demi memperbaiki performa tim.
Selain kekompakan, lini pertahanan jua menjadi salah satu aspek nang mendapat perhatian setelah hasil kurang memuaskan pada laga sebelumnya. Meski demikian, Barito Putera memilih fokus membenahi permainan sendiri wan kada semata-mata menilai kekuatan Persiba dari hasil pertandingan nang telah mereka jalani.
Dukungan suporter di Stadion 17 Mei diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi Laskar Antasari. Namun, target kemenangan tetap harus diperjuangkan melalui disiplin, kerja sama, wan efektivitas permainan selawas pertandingan.
Pertemuan kontra Persiba pun menjadi momentum penting bagi Barito Putera gasan membuktikan bila evaluasi wan perubahan di dalam tim dapat membawa dampak positif di lapangan. (HNG/JCI).
