Menu Lokal Naik Kelas, Barito Kuala Wakili Kalsel di Final Nasional

Menu Lokal Naik Kelas, Barito Kuala Wakili Kalsel di Final Nasional

Banjarmasin, Jukung.co.id — Kreativitas mengolah bahan pangan lokal menjadi menu sehat wan bergizi mengantarkan Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Kuala meraih Juara I Lomba Cipta Menu Pemberian Makanan Tambahan atau PMT Balita tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

Prestasi tersebut sekaligus membawa TP PKK Kabupaten Barito Kuala mewakili Kalimantan Selatan pada final lomba tingkat nasional.

Pengumuman wan penyerahan hadiah berlangsung usai pelaksanaan Lomba Kreasi Lahap Makan 2026 di Halaman Kantor Dinas Perpustakaan wan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan, Jalan A.Yani Paal 6, Banjarmasin, jelang tengah hari Selasa, (28/07/2026).

Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Fathul Jannah Muhidin, menyerahkan hadiah apresiasi matan Bank Kalsel kepada buhan pemenang. Masing-masing pemenang mendapatkan duir pembinaan sebesar Rp1 juta.

Apresiasi tersebut diberikan atas kreativitas peserta dalam menciptakan menu PMT yang kada hanya bergizi wan aman dikonsumsi, tetapi juga menarik gasan balita serta memanfaatkan bahan pangan lokal.

Fathul Jannah Muhidin mengatakan, lomba tersebut kada sekadar menjadi ajang kompetisi antar peserta. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana edukasi gasan mendorong kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi anak sejak usia dini.

“Saya mengucapkan selamat lawan buhan pemenang wan terima kasih lawan sabarataan peserta yang telah menunjukkan kreativitas luar biasa dalam menyusun menu PMT gasan balita. Kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi wadah edukasi gasan meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pemenuhan gizi anak dimulai matan makanan yang sehat, bergizi seimbang, wan diolah dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, pemanfaatan bahan pangan lokal dapat menjadi salah satu strategi dalam memenuhi kebutuhan gizi balita sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Karena itu, ia berharap berbagai kreasi menu yang dihasilkan dalam perlombaan kada berhenti sebagai karya kompetisi, tetapi dapat diterapkan secara nyata di Posyandu maupun lingkungan keluarga.

“Saya berharap menu-menu yang dihasilkan matan lomba ini kada berhenti sebagai karya wayah kompetisi aja, tetapi dapat diterapkan di Posyandu maupun di rumah tangga. Dengan begitu, semakin banyak balita yang memperoleh asupan gizi berkualitas sehingga tumbuh sehat, cerdas, wan terhindar matan stunting,” jelasnya.

Fathul Jannah Muhidin juga menekankan pentingnya peran kader Posyandu, ibu, wan keluarga dalam membangun kebiasaan makan sehat sejak dini.

Kolaborasi antara pemerintah, kader Posyandu, keluarga, wan masyarakat dinilai menjadi kunci gasan meningkatkan kualitas gizi anak sekaligus mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kalimantan Selatan.

Dalam perlombaan tersebut, TP PKK Kabupaten Barito Kuala berhasil meraih Juara I wan berhak melaju mewakili Kalimantan Selatan pada final tingkat nasional.

Sementara Juara II diraih TP PKK Kabupaten Tanah Bumbu, disusul TP PKK Kabupaten Kotabaru sebagai Juara III.

Untuk kategori juara harapan, Harapan I diraih TP PKK Kota Banjarbaru, Harapan II TP PKK Kabupaten Tapin, dan Harapan III TP PKK Kabupaten Banjar.

Penyerahan hadiah sekaligus menandai berakhirnya rangkaian Lomba Cipta Menu PMT Balita. Kegiatan ini diharapkan terus mendorong lahirnya berbagai inovasi menu sehat wan bergizi berbasis pangan lokal yang dapat menjadi inspirasi gasan Posyandu wan keluarga di seluruh Kalimantan Selatan.

TP PKK Kabupaten Barito Kuala kini membawa misi baru memperkenalkan kreasi menu PMT terbaik matan Banua sekaligus membuktikan bahwa pangan lokal dapat diolah menjadi makanan bergizi yang menarik gasan kakanakan. (MC Kalsel/JCI)

Exit mobile version