Atap Bocor wan Plafon Jebol, Rumdin Wawali Banjarmasin Balum Bisa Dihuni

Atap Bocor wan Plafon Jebol, Rumdin Wawali Banjarmasin Balum Bisa Dihuni

Banjarmasin, Jukung.co.id – Rumah Dinas Wakil Wali Kota Banjarmasin di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Banjarmasin Tengah, hingga wayah ini balum ditempati. Meski pembangunan fisik telah selesai, sejumlah bagian bangunan masih membutuhkan penyempurnaan sebelum resmi difungsikan.

Beberapa pekerjaan yang masih ditangani di antaranya perbaikan atap yang mengalami kebocoran, plafon yang jebol, penyelesaian fasilitas kamar mandi, hingga pengadaan sejumlah perabot wan furniture.

Plt Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Banjarmasin, Ahmad Zazuli, mengatakan sejumlah kondisi tersebut diketahui setelah bangunan diserahterimakan matan Dinas Pekerjaan Umum wan Penataan Ruang atau PUPR.

Menurutnya, proses pengecekan dilakukan ketika rumah dinas masih dalam kondisi kosong wan balum diisi perabot.

“Jadi ada perbaikan nangkaya atap bocor, plafon jebol wan kamar mandi. Itu setelah serah terima lantaran wayah proses pengisian furniture atau mebel kondisi rumah masih kosong,” ujarnya, baisukan Rabu (22/07/2026).

Selain memperbaiki bagian bangunan yang membutuhkan penyempurnaan, Pemko Banjarmasin juga masih melakukan inventarisasi kebutuhan furniture gasan melengkapi rumah dinas tersebut.

Pengadaan perabot nantinya akan disesuaikan lawan kebutuhan penghuni, namun tetap mengacu pada standar fasilitas rumah dinas pemerintah.

“Standar saja. Kalau beliau ada kebutuhan tertentu akan menyesuaikan selawas masih sesuai standar pemerintah,” jelasnya.

Ahmad Zazuli berharap sabarataan proses perbaikan wan penyempurnaan dapat dirampungkan pada tahun ini. Dengan demikian, rumah dinas tersebut dapat segera difungsikan sebagai kediaman resmi Wakil Wali Kota Banjarmasin.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj. Ananda, menyatakan kesiapannya untuk menempati rumah dinas tersebut setelah sabarataan pekerjaan dinyatakan selesai.

Hj.Ananda mengungkapkan, hasil pengecekan yang dilakukan sebelumnya masih menemukan sejumlah pekerjaan yang belum tuntas, khususnya pada bagian interior wan fasilitas kamar mandi.

“Saya siap saja untuk menempati rumdin, namun setelah saya lakukan pengecekan beberapa waktu lalu bagian dalam masih balum tuntung, bagian kamar mandi juga belum sepenuhnya tuntung. Jadi bagaimana handak didiami,” tegasnya.

Pembangunan rumah dinas tersebut diketahui telah dimulai sejak 2024 wan dilaksanakan dalam dua tahap. Total anggaran pembangunan mencapai sekitar Rp14 miliar, dengan rincian tahap pertama sebesar Rp5 miliar wan tahap kedua sekitar Rp9 miliar.

Bangunan rumah dinas ini mengusung perpaduan arsitektur khas Banjar, yakni Gajah Manyusu wan Balai Laki. Selain menjadi kediaman resmi Wakil Wali Kota Banjarmasin, bangunan tersebut juga dirancang sebagai salah satu representasi identitas budaya Banjar di Banjarmasin.

Pemko Banjarmasin menargetkan proses penyempurnaan dapat segera diselesaikan sehingga rumah dinas tersebut bisa dimanfaatkan sesuai peruntukannya. (EPW/JCI).

Exit mobile version