Banjarmasin, Jukung.co.id – Persoalan lingkungan kada cukup hanya diselesaikan melalui kebijakan pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan generasi muda yang mampu menghadirkan gagasan kreatif wan gerakan nyata di tengah masyarakat.
Semangat inilah yang akan dibawa dalam Seleksi Pemuda Peduli Lingkungan Asri wan Barasih atau Pepelingasih tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026.
Dinas Kepemudaan wan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan dijadwalkan menggelar seleksi tersebut pada 27 hingga 29 Juli 2026 di Banjarmasin.
Ajang ini akan mempertemukan buhan pemuda terbaik matan 13 kabupaten wan kota se-Kalimantan Selatan untuk menunjukkan kepedulian, kreativitas, sekaligus inovasi mereka dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Kepala Dinas Kepemudaan wan Olahraga Kalimantan Selatan, Pebriadin Hapiz, melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda, Budiono, mengatakan peserta yang mengikuti seleksi tingkat provinsi merupakan buhan juara Pepelingasih matan masing-masing daerah.
Masing-masing kabupaten wan kota akan mengirimkan juara pertama, kedua, wan ketiga. Dengan demikian, jumlah peserta yang diperkirakan mengikuti seleksi tingkat provinsi mencapai sekitar 39 urang.
“Pesertanya adalah buhan juara Duta Pepelingasih tingkat kabupaten/kota. Masing-masing daerah mengirimkan juara 1, 2, wan 3 sehingga diperkirakan ada sekitar 39 peserta yang akan mengikuti seleksi tingkat provinsi di Banjarmasin,” ujarnya, baisukan Jumat (17/07/2026).
Sebelum memasuki tahapan penilaian, sabarataan peserta akan mendapatkan pembekalan. Materi tersebut diberikan gasan memperkuat kapasitas, wawasan, wan kemampuan peserta dalam mengembangkan berbagai program kepedulian terhadap lingkungan.
Pembekalan akan menghadirkan sejumlah tenaga ahli, akademisi, Dinas Lingkungan Hidup, hingga tokoh lingkungan di Kalimantan Selatan.
Melalui pembekalan tersebut, peserta diharapkan kada hanya memahami persoalan lingkungan secara teori, tetapi juga mampu mengembangkan program yang dapat diterapkan wan memberikan manfaat langsung di daerah masing-masing.
“Langkah ini diharapkan mampu membekali peserta dengan pengetahuan wan pengalaman yang dapat diterapkan di daerah masing-masing,” ucapnya.
Dalam proses seleksi, kemampuan personal peserta bukan menjadi satu-satunya aspek yang dinilai. Gagasan wan program yang dibawa masing-masing peserta juga akan menjadi perhatian penting.
Program yang dipaparkan diharapkan mampu menjawab persoalan lingkungan di daerah, sekaligus menjadi inspirasi gasan masyarakat untuk ikut terlibat dalam menjaga kebersihan wan kelestarian lingkungan.
Budiono mengatakan, duta Pepelingasih yang terpilih nantinya diharapkan kada berhenti pada pencapaian sebagai juara. Lebih jauh, mereka harus mampu menjadi penggerak yang membawa program kepedulian lingkungan secara berkelanjutan.
“Harapannya, duta Pepelingasih yang terpilih kada hanya menjadi juara, tetapi juga memiliki nilai wan program yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di daerahnya masing-masing,” ungkapnya.
Menurutnya, berbagai gagasan yang lahir matan ajang tersebut diharapkan dapat menjadi pemicu pengembangan, pembinaan, wan pengelolaan lingkungan di Kalimantan Selatan.
Dengan demikian, keberadaan duta Pepelingasih diharapkan mampu memperluas gerakan kepedulian lingkungan hingga ke tingkat masyarakat.
Seleksi Pepelingasih 2026 juga menjadi ruang gasan generasi muda untuk membuktikan bila kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui aksi wan inovasi.
Buhan peserta diharapkan mampu menghadirkan ide-ide segar, mulai dari pengelolaan ratik, penghijauan, pemanfaatan lingkungan secara berkelanjutan, hingga gerakan edukasi yang dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Dispora Kalsel berharap lahir pemuda-pemuda yang kada hanya memiliki kepedulian terhadap persoalan lingkungan, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan. (MC Kalsel/JCI).












