Program Pilah Ratik Dinilai Sulit Berjalan, Warga Minta Pemerintah Sediakan Wadah Ratik di Rumah

Program Pilah Ratik Dinilai Sulit Berjalan, Warga Minta Pemerintah Sediakan Wadah Ratik di Rumah

Banjarmasin, Jukung.co.id – Program pemilahan ratik matan sumbernya kembali menjadi perhatian masyarakat. Dalam kegiatan Reses Masa Sidang II Tahun 2026 Anggota DPRD Banjarmasin matan Fraksi Demokrat, Eddy Junaidi, warga mengusulkan supaya pemerintah menyediakan wadah penampungan ratik di setiap rumah tangga gasan mendukung keberhasilan program pengelolaan ratik.

Aspirasi tersebut disampaikan dalam reses yang berlangsung di Jalan Skip Lama Nomor 25 C/21 RT 38 RW 03, Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Banjarmasin Tengah, jelang tengah hari Ahad (12/07/2026).

Salah saurang warga, Rahmad, mengatakan masyarakat mendukung kebijakan pemilahan ratik organik wan anorganik matan rumah tangga. Namun, menurutnya, kada sabarataan warga memiliki kemampuan ekonomi gasan menyediakan wadah ratik terpisah secara mandiri.

Ia berharap Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Lingkungan Hidup dapat membantu menyediakan wadah penampungan ratik di setiap rumah tangga supaya proses pemilahan ratik dapat dilakukan dengan lebih mudah wan konsisten.

Menurut Rahmad, tanpa adanya fasilitas pendukung, program pemilahan ratik matan sumbernya dikhawatirkan kada berjalan maksimal lantaran masih banyak masyarakat yang kesulitan memisahkan ratik sesuai jenisnya.

Menanggapi usulan tersebut, Anggota DPRD  Banjarmasin, Eddy Junaidi mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang tetap hadir menyampaikan aspirasi meski kegiatan berlangsung pada hari libur.

Ia menjelaskan, usulan penyediaan kantong plastik gasan pemilahan ratik ngalih direalisasikan lantaran pemerintah wayah ini justru sedang mendorong pengurangan penggunaan plastik sekali pakai sebagai bagian dari upaya mengurangi pencemaran lingkungan.

Meski demikian, Eddy Junaidi menilai usulan penyediaan wadah penampungan ratik merupakan masukan yang konstruktif wan layak gasan diteruskan kepada instansi terkait.

Menurutnya, keberadaan wadah ratik yang memadai akan membantu masyarakat menerapkan kebiasaan memilah ratik matan rumah tangga sekaligus mendukung program pengelolaan ratik yang tengah dijalankan Pemerintah Kota Banjarmasin.

Ia memastikan aspirasi tersebut akan disampaikan kepada Dinas Lingkungan Hidup supaya dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pelayanan persampahan ke depan.

Eddy Junaidi berharap pemerintah wan masyarakat dapat terus bersinergi dalam membangun budaya pengelolaan ratik yang lebih baik, sehingga volume ratik yang berakhir di Wadah Pembuangan Akhir dapat terus dikurangi melalui pemilahan wan pengolahan mulai matan sumbernya. (HNG/JCI).

Jangan Kada Ingat Picik Link Video Ini
Exit mobile version