Barito Kuala, Jukung.co.id – Banjarmasin sukses mengukir prestasi membanggakan dengan meraih gelar Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026. Gelar tersebut diumumkan pada malam penutupan MTQ yang digelar di Lapangan 5 Desember, Kabupaten Barito Kuala, malam Jumat (25/06/2026).
Piala Juara Umum diterima Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, didampingi Ketua TP PKK Kota Banjarmasin, Neli Listriani. Penghargaan diserahkan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, disaksikan buhan kepala daerah, jajaran LPTQ, dewan hakim, serta ribuan masyarakat yang memadati lokasi penutupan.
Berdasarkan hasil akhir penilaian, Banjarmasin mengumpulkan 553 poin wan berhasil mengungguli Kabupaten Banjar yang meraih 541 poin. Sementara tuan rumah Kabupaten Barito Kuala berada di peringkat ketiga dengan 352 poin.
Prestasi Banjarmasin semakin sempurna setelah salah saurang peserta, Nida Khairiyah, mencatatkan nilai tertinggi, yakni 97,83 pada cabang yang diikutinya. Raihan tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan qari wan qariah serta pengembangan generasi Qurani di Kota Seribu Sungai.
Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan menjadi juara umum merupakan hasil kerja keras sabarataan kafilah, pelatih, pembina, LPTQ, pendamping hingga dukungan keluarga peserta.
“Atas nama pribadi wan Pemerintah Kota Banjarmasin, kami mengucapkan terima kasih lawan sabarataan kafilah, pembina, pendamping, serta keluarga peserta yang telah berjuang mengharumkan ngaran daerah. Prestasi ini menjadi kebanggaan gasan sabarataan warga Banjarmasin,” ujarnya.
Ia mengatakan, gelar juara umum bukan sekadar kemenangan dalam sebuah perlombaan, tetapi juga menjadi momentum untuk semakin membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah kehidupan warga.
“Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi gasan generasi muda untuk terus belajar wan mencintai Al-Qur’an. Dengan demikian, Banjarmasin dapat terus berkembang menjadi kota yang maju, sejahtera, religius, wan masyarakatnya berakhlak mulia,” jelasnya.
Muhammad Yamin juga menyampaikan apresiasi lawan sabarataan pihak yang telah berkontribusi mengantarkan Banjarmasin menjadi juara umum. Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Tahun lalu kita berada di posisi runner-up, wan Alhamdulillah tahun ini berhasil menjadi juara umum. Ini adalah hasil kerja keras bersama yang patut kita syukuri,” pungkasnya. (EPW/JCI).












