Banjarmasin, Jukung.co.id – Semangat berkesenian di Kalimantan Selatan kembali mendapat ruang baru. UPTD Taman Budaya Kalimantan Selatan memastikan akan memfasilitasi pelaksanaan Happening Art Ruang 17, sebuah gerakan seni kolaboratif yang direncanakan digelar secara rutin saban tanggal 17 di halaman Taman Budaya Kalsel, Jalan Hasan Basri, Banjarmasin Utara.
Dukungan tersebut disampaikan Kepala UPTD Taman Budaya Kalimantan Selatan, Rizal Pahmi, kamarian Sabtu (20/06/2026). Menurutnya, Taman Budaya akan selalu terbuka bagi setiap aktivitas seni yang memberikan dampak positif gasan perkembangan kebudayaan wan kreativitas masyarakat.
“Happening Art Ruang 17 merupakan kegiatan yang sangat positif karena menghadirkan ruang berekspresi yang terbuka gasan sabarataan seniman wan masyarakat. Kami tentu mendukung wan memfasilitasi kegiatan seni yang dapat menghidupkan ekosistem kebudayaan di Banua,” ujarnya.
Happening Art Ruang 17 merupakan gagasan sejumlah seniman Banua, yakni Fierhansyah, Syahriel M. Noor, Riza Wardhani, Hijromi Adjim Arijadi, Handriyan Yudha Sakti, wan Bayu Bastari Setiawan.
Pada pelaksanaan perdananya yang berlangsung kamarian Rabu, 17 Juni 2026, kegiatan tersebut mengangkat tema “Penyemangat” berhasil menarik perhatian puluhan seniman matan berbagai sanggar wan komunitas seni. Mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum, turut ambil bagian menampilkan karya-karya mereka.
Beragam cabang seni ditampilkan dalam satu panggung terbuka, mulai dari musik, sastra, seni rupa, teater, tari, pantomim hingga berbagai bentuk ekspresi seni lainnya. Konsep yang diusung sengaja dibuat lebih inklusif, tanpa sekat kelompok maupun latar belakang.
Suasana hangat wan penuh kebebasan berekspresi menjadi warna tersendiri dalam kegiatan tersebut. Buhan pelaku seni kada hanya menampilkan karya, tetapi juga saling berbagi gagasan, pengalaman, wan semangat untuk terus berkarya.
Ke depan, Happening Art Ruang 17 akan terus digelar secara berkala saban bulan dengan tema yang berbeda-beda. Pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat umum yang memiliki minat wan bakat di bidang seni juga dipersilakan untuk bergabung wan menampilkan karya terbaik mereka.
Adanya dukungan penuh dari Taman Budaya Kalimantan Selatan, Happening Art Ruang 17 diharapkan kada hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga tumbuh sebagai gerakan seni yang mampu memperkuat ekosistem kebudayaan Banua serta melahirkan lebih banyak karya kreatif matan generasi muda Kalimantan Selatan. (HNG/JCI).












