Pemko Banjarmasin Dorong Duta GenRe Jadi Pelopor Etika Digital Remaja

Pemko Banjarmasin Dorong Duta GenRe Jadi Pelopor Etika Digital Remaja

Banjarmasin, Jukung.co.id – Pemerintah Kota Banjarmasin terus mendorong peran aktif generasi muda dalam pembangunan, salah satunya melalui ajang Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) Tahun 2026. Dalam momentum ini, buhan duta kada hanya diharapkan menjadi simbol program Bangga Kencana, tetapi jua tampil sebagai pelopor etika digital di kalangan remaja.

Asisten I Setdako Banjarmasin, Lukman Fadlun, menegaskan remaja memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan di tengah warga. Karena itu, generasi muda harus mampu berperan aktif, kada sekedar menjadi objek pembangunan.

“Remaja kada bulih sekedar menjadi objek, tetapi harus mampu menjadi subjek perubahan wan penggerak pembangunan,” ujarnya wayah menghadiri Grand Final Pemilihan wan Apresiasi Duta GenRe Banjarmasin Tahun 2026 di Hotel Banjarmasin Internasional, kamarian Rabu (29/04/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi lawan sabarataan peserta yang telah mengikuti rangkaian seleksi hingga tahap akhir. Menurutnya, dedikasi wan komitmen yang ditunjukkan buhan finalis menjadi modal penting dalam menciptakan generasi muda yang berkualitas.

Lukman Fadlun menekankan pentingnya pembinaan ketahanan remaja, kada hanya dalam aspek kesehatan reproduksi wan perencanaan keluarga, tetapi juga dalam menghadapi tantangan era digital yang semakin kompleks.

Ia menyoroti potensi penyalahgunaan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), yang dapat digunakan gasan tindakan kada etis serta mengancam privasi individu.

“Kita ingin buhan remaja ini menjadi garda terdepan dalam mengedukasi etika digital, sehingga mampu menggunakan teknologi secara bijak wan bertanggung jawab,” tegasnya.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, wan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBPM) Banjarmasin, Muhammad Helfianoor, menjelaskan ajang tahun ini diikuti oleh 78 peserta matan berbagai latar belakang.

Setelah melalui proses seleksi ketat wan masa karantina, panitia menetapkan 10 pasangan finalis terbaik yang tampil pada malam grand final.

Menurutnya, ajang ini kada sekedar kompetisi gasan menentukan pemenang, tetapi menjadi wadah gasan generasi muda untuk berkontribusi nyata di masyarakat.

“Buhan Duta GenRe diharapkan mampu turun langsung ke sekolah-sekolah gasan menyosialisasikan program Bangga Kencana serta mengajak remaja lainnya berpikir positif wan berorientasi masa depan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, peran Duta GenRe sangat penting dalam membangun kesadaran remaja terhadap berbagai isu strategis, mulai dari kesehatan, perencanaan keluarga, hingga literasi digital.

Acara grand final ditutup dengan penyerahan penghargaan lawan buhan pemenang nang diharapkan mampu menjadi inspirasi serta membawa dampak positif gasan lingkungan remaja di Banjarmasin.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Banjarmasin menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang kada hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga bijak dalam memanfaatkan teknologi wan memiliki karakter kuat dalam menghadapi tantangan zaman. (EPW/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *