Banjarmasin, Jukung – Upaya modernisasi wan penertiban administrasi Gerakan Pramuka di Banjarmasin terus dipacu. Salah satunya melalui percepatan pendataan anggota berbasis digital melalui program Kartu Tanda Anggota (KTA) Nasional “Ayo Pramuka”.
Langkah tersebut ditandai dengan kegiatan sosialisasi yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Banjarmasin Selatan, yang diikuti bubuhan pengurus wan pembina Pramuka matan berbagai gugus depan, baisukan Jumat (10/04/2026).
Kegiatan ini dibuka Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Banjarmasin, Neli Listriani, dengan menghadirkan narasumber matan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Tablig Umarudin.
Menurutnya, keberadaan data yang akurat wan terintegrasi menjadi fondasi utama dalam membangun organisasi Pramuka yang lebih tertib, modern, wan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Kita ingin memastikan sabarataan anggota Pramuka terdata dengan benar. Ini penting sebagai dasar dalam menyusun program pembinaan yang tepat wan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keakuratan data kada hanya berdampak pada administrasi, tetapi juga menentukan arah kebijakan pembinaan generasi muda di tingkat gugus depan.
Tanpa data yang valid, lanjutnya, berbagai program berpotensi kada berjalan optimal wan kada tepat sasaran.
“Data adalah kunci. Dari situlah kita bisa menentukan kebijakan yang bujur-bujur sesuai dengan kebutuhan anggota,” tegasnya.
Sementara itu, Tablig Umarudin menjelaskan digitalisasi pendataan anggota menjadi bagian dari transformasi besar dalam tubuh Gerakan Pramuka secara nasional.
Ia menyebutkan, melalui sistem digital, proses pendataan akan menjadi lebih cepat, akurat, serta mudah diakses sabarataan tingkatan organisasi, mulai dari gugus depan hingga kwartir nasional.
“Digitalisasi memungkinkan pengelolaan data anggota menjadi lebih efisien wan terintegrasi. Ini akan mempermudah koordinasi wan pengambilan kebijakan di sabarataan level,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, bubuhan peserta juga diberikan pemahaman teknis terkait mekanisme pendaftaran wan pengelolaan KTA Nasional yang akan diterapkan di wilayah masing-masing.
Langkah ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya tertib administrasi kepramukaan sekaligus mendukung transformasi digital di lingkungan organisasi.
Lebih dari sekadar pendataan, program ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat eksistensi Gerakan Pramuka sebagai wadah pembinaan generasi muda yang relevan dengan era digital. (EPW/JCI).
