Banjarmasin, Jukung.co.id – Bangunan Rumah Potong Unggas (RPU) modern yang berada di kawasan Rumah Potong Hewan (RPH) Jalan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, hingga wayahini belum juga difungsikan meski telah rampung sejak akhir 2023.
Fasilitas yang dibangun dengan dukungan peralatan mesin modern tersebut belum menarik minat investor untuk mengelolanya. Akibatnya, pemanfaatan RPU masih tertunda wan belum memberikan manfaat gasan warga.
Kondisi ini pun menuai perhatian warga sekitar. Salah saurang warga, Irma, menyayangkan belum dioperasikannya fasilitas tersebut, padahal bangunan sudah lawas berdiri.
“Aku lihat bangunan ini sudah lawas, habarnya gasan pemotongan unggas modern, tapi sampai wayahini belum digunakan. Kalau kada dipakai, seharusnya bisa untuk memperbaiki tempat pemotongan lawas yang masih kumuh,” ujarnya wayah ditemui di kawasan RPH, baisukan Rabu (08/04/2026).
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian wan Perikanan (DKP3) Banjarmasin, Yuliansyah Effendi, menjelaskan pihaknya telah berupaya mencari mitra kerja sama gasan pengelolaan RPU modern.
Ia mengungkapkan, pada tahun 2025 lalu sempat ada dua pihak ketiga yang berminat untuk mengelola fasilitas tersebut. Namun, kerja sama tersebut batal lantaran sarana pendukung dinilai belum lengkap.
“Tahun lalu ada dua pihak yang berminat, tetapi mereka mundur lantaran belum tersedia fasilitas pengelolaan limbah, nangkaya rumah bulu, rumah darah, wan sistem pengolahan limbah,” jelasnya.
Yuliansyah Effendi menambahkan, wayah ini pemerintah kota tengah berupaya melengkapi berbagai sarana yang dibutuhkan agar RPU modern dapat segera dioperasikan.
Pada tahun 2026, DKP3 merencanakan pembangunan fasilitas pendukung, termasuk rumah bulu, rumah darah, serta sistem pembuangan limbah yang memenuhi standar.
Selain itu, koordinasi juga telah dilakukan dengan Perumda PAL Domestik gasan mendukung penyediaan instalasi pengolahan limbah.
“Kami juga kembali menawarkan kerja sama dengan pihak Bank Syariah Indonesia terkait pemanfaatan RPU modern ini. Harapannya, setelah fasilitas pendukung lengkap, operasional bisa segera berjalan,” ujarnya.
Ia mengakui, belum beroperasinya RPU modern menjadi tantangan, mengingat fasilitas yang telah dibangun dengan anggaran besar tersebut sangat disayangkan jika terus tidak dimanfaatkan. (EPW/JCI).
