Warga Teluk Tiram Curhat ke DPRD: Banyu Seret, Jalan Rusak, Ratik Menumpuk!

Warga Teluk Tiram Curhat ke DPRD: Banyu Seret, Jalan Rusak, Ratik Menumpuk!

Banjarmasin, Jukung.co.id – Aspirasi warga kembali mencuat dalam kegiatan reses Anggota DPRD Banjarmasin, Neli Listriani, yang digelar di kawasan Teluk Tiram Darat, Kecamatan Banjarmasin Barat, baisukan Sabtu (04/04/2026).

Kegiatan yang meliputi Kelurahan Telawang wan Kelurahan Teluk Tiram tersebut disambut antusias warga. Sejak awal, warga tampak aktif menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu keluhan utama yang mencuat adalah sulitnya distribusi banyu barasih, khususnya di wilayah ujung Teluk Tiram. Warga mengaku pasokan banyu matan perusahaan daerah belum mengalir secara optimal, bahkan cenderung semakin sulit wayah musim kemarau.

“Hingga wayah ini kami masih kesulitan mendapatkan banyu barasih, terutama wayah kemarau. Kami berharap pipa bisa diganti dengan yang lebih ganal agar distribusi lancar,” ujar salah saurang warga.

Selain persoalan banyu barasih, kondisi jalan lingkungan yang rusak wan berlubang juga menjadi perhatian serius. Warga menilai kerusakan jalan di sejumlah gang permukiman telah berlangsung cukup lawas wan belum mendapatkan penanganan maksimal.

“Kalau hujan jalan jadi licin wan berbahaya. Kami berharap segera diperbaiki,” keluh warga lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Neli Listriani menegaskan seluruh aspirasi warga akan ditampung wan dimasukkan ke dalam pokok pikiran (pokir) DPRD gasan dibahas lebih lanjut bersama pemerintah daerah.

Ia mengungkapkan, selawas tiga hari pelaksanaan reses, persoalan yang paling dominan disampaikan warga meliputi distribusi banyu barasih, infrastruktur jalan, serta pengelolaan ratik.

“Keluhan paling banyak adalah banyu ledeng yang belum optimal, jalan rusak, wan persoalan ratik,” ujarnya.

Neli Listriani memastikan dirinya akan memperjuangkan aspirasi tersebut melalui mekanisme yang ada di DPRD, agar dapat direalisasikan dalam program pembangunan pemerintah kota.

Di sisi lain, Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi, menyatakan pihaknya telah menyiapkan langkah perbaikan jaringan distribusi banyu di wilayah Teluk Tiram.

Ia mengakui distribusi banyu barasih di sebagian wilayah Banjarmasin Barat masih belum optimal, sehingga perlu dilakukan peningkatan kapasitas jaringan perpipaan.

“Tahun ini kami akan melakukan pemasangan pipa berdiameter 800 agar distribusi banyu lebih maksimal,” jelasnya.

Langkah ini diharapkan dapat menjawab keluhan warga terkait pasokan banyu barasih, khususnya di wilayah yang selawas ini mengalami keterbatasan distribusi. (EPW/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *