Banjarmasin, Jukung.co.id – Ketersediaan peralatan kesehatan di posyandu seharusnya menjadi penunjang utama pelayanan kepada warga. Namun di lapangan, kondisi tersebut belum sepenuhnya berjalan optimal.
Hal ini terungkap dalam kegiatan reses anggota DPRD Banjarmasin matan Fraksi PAN, Muhammad Faisal Hariyadi, yang digelar di Jalan Pulau Laut RT 006 RW 001, Kelurahan Antasan Besar, Kecamatan Banjarmasin Tengah, malam Sabtu (03/04/2026).
Dalam forum tersebut, kader posyandu matan kawasan Kelurahan Pekapuran Laut menyampaikan sejumlah kendala yang dihadapi dalam menjalankan tugas pelayanan kesehatan di masyarakat.
Salah saurang kader, Yuli, mengungkapkan rasa syukur atas tersedianya berbagai peralatan kesehatan di posyandu, nangkaya timbangan wan alat ukur lainnya. Namun, ketersediaan tersebut belum diimbangi dengan pelatihan penggunaan yang memadai.
“Kami bersyukur alat sudah tersedia, tapi kami belum mendapatkan pelatihan yang cukup, terutama untuk mengukur tekanan darah,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi kendala di lapangan, mengingat kader tetap diminta untuk melakukan pemeriksaan, termasuk pengukuran tensi darah kepada warga.
Tanpa pemahaman yang memadai, kader khawatir terjadi kesalahan dalam penggunaan alat yang justru dapat berdampak pada hasil pemeriksaan.
Warga pun berharap pemerintah dapat memberikan pelatihan menyeluruh kepada sabarataan kader posyandu, agar mampu mengoperasikan peralatan kesehatan secara tepat wan aman.
Menanggapi hal tersebut, Muhammad Faisal Hariyadi menilai pelatihan merupakan hal yang sangat penting wan kada bisa dipisahkan dari penyediaan fasilitas.
“Seharusnya sebelum alat digunakan, kader diberikan pelatihan terlebih dahulu agar kada terjadi kesalahan dalam penggunaannya,” ujarnya usai kegiatan reses.
Ia menegaskan peningkatan kapasitas sumber daya manusia harus berjalan seiring dengan penyediaan sarana wan prasarana.
Menurutnya, kader posyandu memiliki peran strategis dalam pelayanan kesehatan dasar di masyarakat, sehingga perlu didukung dengan kompetensi yang memadai.
Muhammad Faisal Hariyadi juga berharap Pemerintah Kota Banjarmasin dapat terus melengkapi kebutuhan peralatan kesehatan di posyandu, sekaligus memberikan pelatihan teknis secara berkala.
“Kada hanya alat, tapi juga kemampuan kader harus ditingkatkan. Ini penting gasan memastikan pelayanan kesehatan di tingkat warga berjalan maksimal,” jelasnya.
Kondisi ini menjadi catatan penting keberhasilan pelayanan kesehatan di tingkat akar rumput kada hanya bergantung pada fasilitas, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia yang mengelolanya. (HNG/JCI).












