DPRD Banjarmasin Soroti Pendidikan, Tekankan Pentingnya Cegah Anak Putus Sekolah

DPRD Banjarmasin Soroti Pendidikan, Tekankan Pentingnya Cegah Anak Putus Sekolah

Banjarmasin, Jukung.co.id – Isu pendidikan kembali menjadi perhatian dalam kegiatan reses masa sidang I tahun 2026 yang dilaksanakan Anggota DPRD Banjarmasin matan Fraksi PKB, Deddy Sophian, di kawasan Jalan Barito Hulu, Komplek Pelabuhan Perikanan (TPI), RT 029 RW 002, Kelurahan Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Barat, baisukan Sabtu (04/04/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Deddy Sophian menegaskan pentingnya memastikan sabarataan anak di Banjarmasin mendapatkan akses pendidikan yang layak tanpa terkecuali, mulai tingkat sekolah dasar hingga menengah atas.

Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia, sekaligus menjadi kunci dalam menciptakan generasi penerus yang mampu melanjutkan estafet kepemimpinan di masa depan.

“Jangan sampai ada kakanakan kita yang putus sekolah. Mereka adalah harapan bangsa wan masa depan daerah,” tegasnya usai kegiatan reses.

Ia menilai, keberlanjutan pendidikan anak harus menjadi perhatian bersama, kada hanya pemerintah, tetapi juga warga. Hal ini penting agar kadada generasi muda yang kehilangan kesempatan gasan berkembang akibat keterbatasan ekonomi maupun faktor lainnya.

Deddy Sophian juga menekankan kakanakan yang dapat mengenyam pendidikan dengan baik memiliki peluang lebih besar gasan meraih masa depan yang lebih cerah wan berkontribusi gasan pembangunan daerah.

“Kalau kakanakan kita bisa sekolah dengan baik, tentu masa depan mereka akan lebih terarah. Ini investasi jangka panjang gasan daerah wan bangsa,” ujarnya.

Dalam reses tersebut, sejumlah warga turut menyampaikan berbagai aspirasi terkait pendidikan, mulai dari kebutuhan bantuan biaya sekolah hingga harapan peningkatan fasilitas pendidikan.

Menanggapi hal itu, Deddy Sophian memastikan sabarataan aspirasi yang disampaikan warga akan ditampung wan menjadi bahan pembahasan bersama Pemerintah Kota Banjarmasin.

Ia berharap, hasil reses ini dapat melahirkan kebijakan yang lebih konkret dalam meningkatkan kualitas pendidikan, sekaligus menekan angka putus sekolah di Banjarmasin.

“Aspirasi warga akan kita bawa wan diskusikan bersama pemerintah kota, agar ke depan ada solusi dalam pembangunan manusia, khususnya di bidang pendidikan,” tambahnya.

Melalui komitmen tersebut, diharapkan kadada lagi kakanakan di Banjarmasin yang terhambat mengenyam pendidikan, sehingga generasi muda dapat tumbuh menjadi sumber daya manusia yang unggul wan siap menghadapi tantangan masa depan. (HNG/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *