Banjarmasin, Jukung.co.id – Persoalan status kepesertaan BPJS Kesehatan yang tiba-tiba kada aktif menjadi salah satu keluhan warga dalam kegiatan reses Anggota DPRD Banjarmasin matan Fraksi Partai Gerindra, Gusti Yasni Iqbal, di kawasan Jalan Melayu Darat Gang Mujahidin RT 10 RW 01, Kelurahan Melayu, Kecamatan Banjarmasin Tengah, jelang tengah hari Kamis (02/04/2026).
Dalam forum penyerapan aspirasi tersebut, saurang warga, Erni, mempertanyakan adanya pengurangan atau penonaktifan kepesertaan BPJS, meskipun dirinya merasa telah memenuhi kewajiban pembayaran secara rutin.
Sebagai pengguna aktif, ia mengaku kebingungan atas kondisi tersebut, mengingat layanan jaminan kesehatan sangat dibutuhkan warga.
“Saya selalu membayar, tapi kenapa bisa kada aktif. Ini yang kami ingin tahu,” ungkapnya.
Menurutnya, proses pengusulan dapat dilakukan melalui fasilitas Pos Kesejahteraan Sosial (Poskesos) yang tersedia di masing-masing kelurahan.
“Pengaktifan kembali bisa diusulkan melalui Poskesos di kelurahan. Karena ada beberapa kasus, wayah dicek di puskesmas ternyata kada aktif, sehingga perlu diajukan ulang,” jelasnya.
Ia menambahkan, koordinasi antara warga wan pihak kelurahan sangat penting agar proses verifikasi wan pengaktifan kembali dapat berjalan lancar.
Menurutnya, negara harus hadir dalam menjamin akses layanan kesehatan gasan warga, terutama gasan mereka yang bergantung pada program jaminan sosial tersebut.
“BPJS ini adalah jaminan kesehatan warga. Pemerintah harus hadir di tengah warga. Jika ada yang kada aktif, maka harus segera diaktifkan kembali,” tegasnya.
Kegiatan reses tersebut menjadi ruang penting gasan warga untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi, sekaligus mendorong solusi konkret matan pemerintah daerah. (HNG/JCI).
