Sudah Unggul, Barito Putera Malah Kebobolan di Menit Akhir! Laga Dramatis Berakhir Imbang

Sudah Unggul, Barito Putera Malah Kebobolan di Menit Akhir! Laga Dramatis Berakhir Imbang

Banjarmasin, Jukung.co.id – Laga lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 antara Barito Putera menghadapi Persiku Kudus berlangsung sengit di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, kamarian Ahad (29/3/2026).

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung tampil terbuka dengan saling melancarkan serangan. Dalam sepuluh menit pertama, intensitas pertandingan sudah terlihat tinggi, meski belum ada peluang yang benar-benar mampu dikonversi menjadi gol.

Barito Putera tampil lebih dominan sepanjang babak pertama dengan mengandalkan skema umpan silang dari sisi lapangan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, namun lini pertahanan Persiku Kudus mampu meredam setiap ancaman yang datang. Hingga turun minum, skor masih bertahan 0-0.

Memasuki babak kedua, Laskar Antasari meningkatkan intensitas serangan. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-72 melalui tendangan bebas kapten tim, Rizky Pora, yang sukses membobol gawang lawan wan mengubah skor menjadi 1-0.

Gol tersebut sempat membakar semangat tuan rumah yang berupaya mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan. Namun, Persiku Kudus kada tinggal diam wan terus mencari celah gasan menyamakan kedudukan.

Petaka datang di menit-menit akhir laga. Upaya Persiku membuahkan hasil setelah bek Barito Putera, Renan Alves, justru mencetak gol bunuh diri yang membuat skor berubah menjadi 1-1.

Situasi semakin sulit bagi Barito Putera setelah Bagas Kaffa harus meninggalkan lapangan lebih cepat akibat kartu habang jelang berakhirnya pertandingan. Bermain dengan 10 urang, Barito Putera kesulitan mengembalikan momentum.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tetap bertahan, memaksa kedua tim berbagi poin dalam laga penuh drama tersebut.

Asisten Pelatih Barito Putera, Isnan Ali, mengaku kecewa dengan hasil akhir pertandingan. Menurutnya, tim sebenarnya sudah berada di jalur kemenangan sebelum kehilangan fokus di menit-menit akhir.

“Kami tentu kecewa karena gagal meraih kemenangan. Sempat unggul, tapi kehilangan konsentrasi di akhir laga,” ujarnya usai pertandingan.

Meski demikian, ia tetap mengapresiasi kerja keras bubuhan pemain wan menegaskan tim pelatih akan segera melakukan evaluasi, mengingat masih ada lima pertandingan penting yang harus dijalani.

Di sisi lain, Pelatih Persiku Kudus, Bambang Pujo Sumantri, menyebut hasil imbang ini sebagai kejutan yang patut disyukuri.

“Ini pertandingan yang sulit. Kami bersyukur bisa mendapatkan satu poin,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para suporter Persiku yang terus memberikan dukungan, baik saat pertandingan maupun dalam sesi latihan tim.

Hasil ini membuat Barito Putera harus puas berbagi angka di kandang sendiri, sekaligus menjadi bahan evaluasi penting gasan menghadapi laga-laga selanjutnya dalam kompetisi Liga 2 musim ini. (HNG/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *