Absen di Pertemuan Penting, Kadis LH Banjarmasin Terancam Diganti!

Absen di Pertemuan Penting, Kadis LH Banjarmasin Terancam Diganti!

Banjarmasin, Jukung.co.id – Ketidakhadiran Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin dalam agenda penting tingkat provinsi menuai sorotan. Pasalnya, kegiatan halal bihalal yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tersebut juga membahas isu strategis terkait lingkungan wan penanggulangan ratik.

Kegiatan yang dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan bersama Menteri Lingkungan Hidup itu turut mengundang seluruh kepala dinas lingkungan hidup se-Kalimantan Selatan. Namun, Kepala DLH Banjarmasin dikabarkan kada hadir dalam pertemuan tersebut.

Situasi ini menjadi perhatian serius, mengingat Pemerintah Kota Banjarmasin wayah ini lagi gencar melakukan berbagai upaya penanganan ratik, termasuk sosialisasi kepada warga dalam rangka keluar dari kondisi darurat ratik.

Ketua Komisi III DPRD Banjarmasin, M. Ridho Akbar, menilai absennya kepala dinas dalam forum strategis tersebut seharusnya kada terjadi.

“Ini tentu menjadi catatan yang kada baik. Seharusnya ada koordinasi yang kuat, apalagi pemerintah kota sedang fokus pada penanganan ratik. Kami minta agar Pemko segera melakukan evaluasi terhadap kinerja DLH,” tegasnya, jelang tengah hari Rabu (25/03/2026).

Menurutnya, kehadiran dalam forum lintas daerah sangat penting gasan menyamakan persepsi serta memperkuat sinergi dalam penanganan persoalan lingkungan yang semakin kompleks.

Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, mengaku telah menerima langsung teguran matan Gubernur Kalimantan Selatan terkait ketidakhadiran tersebut.

Ia menyayangkan kadadanya informasi maupun koordinasi sebelumnya mengenai absennya Kepala DLH dalam kegiatan tersebut.

“Ini sangat disesalkan. Saya juga ditelepon melalui zoom langsung oleh gubernur menanyakan hal itu. Kami tidak menerima informasi maupun undangan yang disampaikan,” ujarnya.

Muhammad Yamin menegaskan, pihaknya akan segera melakukan evaluasi terhadap jajaran terkait, termasuk membuka kemungkinan rotasi jabatan sebagai bentuk pembenahan kinerja.

“Pasti akan kami evaluasi. Insyaallah dalam waktu dekat akan ada pelantikan, wan kita akan lakukan pergantian,” tegasnya.

Habar yang beredar absennya Kepala DLH Banjarmasin, Alive Yoesfah Love disebabkan karena yang bersangkutan sedang melaksanakan mudik.

Namun demikian, alasan tersebut dinilai kada cukup kuat untuk mengabaikan forum penting yang membahas isu krusial, terlebih dalam kondisi Banjarmasin yang tengah berupaya keluar dari persoalan darurat ratik.

Pertemuan tersebut seharusnya menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi antar daerah serta merumuskan langkah konkret dalam penanganan ratik secara berkelanjutan. (HNG/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *