Mudik Dijaga Ketat! Polisi Turunkan Anjing Pelacak di Pelabuhan Trisakti Bandarmasih

Mudik Dijaga Ketat! Polisi Turunkan Anjing Pelacak di Pelabuhan Trisakti Bandarmasih

Banjarmasin, Jukung.co.id – Aparat kepolisian meningkatkan pengamanan arus mudik Lebaran 1447 Hijriah di Pelabuhan Trisakti dengan mengerahkan dua ikung anjing pelacak untuk melakukan penyisiran di kawasan pelabuhan, kamarian Selasa (17/03/2026).

Langkah ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat Intan 2026 yang bertujuan mengantisipasi potensi gangguan keamanan, khususnya peredaran narkotika wan bahan berbahaya lainnya di tengah meningkatnya mobilitas warga menjelang Lebaran.

Dua anjing pelacak milik Samapta Polda Kalimantan Selatan dikerahkan untuk memeriksa sejumlah titik strategis. Penyisiran dilakukan di area terminal penumpang, kendaraan pribadi, hingga angkutan yang akan diberangkatkan ke berbagai tujuan.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Banjarmasin, Muhammad Abd Rauf, menegaskan pengamanan akan terus diperketat selawas periode arus mudik hingga arus balik Lebaran.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan kawasan pelabuhan tetap aman dari potensi tindak kejahatan, baik itu peredaran narkoba maupun ancaman lainnya,” ujarnya.

Di sisi lain, arus penumpang di Pelabuhan Trisakti menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan data Posko Terpadu Angkutan Laut Lebaran 2026, jumlah penumpang terus mengalami kenaikan sejak 13 Maret.

Pada 13 Maret, tercatat sebanyak 955 penumpang, disertai 60 sopir wan kenek serta 192 kendaraan. Jumlah tersebut meningkat pada 14 Maret menjadi 1.421 penumpang dengan 110 sopir wan kenek serta 375 kendaraan. Puncak pergerakan terjadi pada 15 Maret dengan 1.640 penumpang, 145 sopir wan kenek, serta 327 kendaraan.

Sementara pada 16 Maret, jumlah penumpang sedikit menurun menjadi 1.339 urang, dengan 100 sopir wan kenek serta 381 kendaraan. Aktivitas pelayaran di pelabuhan tersebut jua cukup padat, dengan satu hingga tiga kapal nang bersandar maupun berangkat saban harinya menuju Surabaya.

Koordinator Shift PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) Cabang Banjarmasin, Hasrullah, memperkirakan jumlah penumpang masih akan tetap tinggi meski puncak arus mudik diprediksi telah terjadi.

“Pergerakan penumpang masih berada di kisaran 1.500 hingga 1.600 urang per hari dalam beberapa waktu ke depan,” tegasnya.

Ia memastikan seluruh kesiapan operasional telah dilakukan untuk menghadapi lonjakan penumpang. Mulai dari peningkatan fasilitas hingga optimalisasi layanan bagi pengguna jasa pelabuhan.

Beberapa evaluasi dari tahun sebelumnya juga telah ditindaklanjuti, seperti peningkatan distribusi banyu bersih serta penambahan kapasitas pendingin ruangan di ruang tunggu penumpang.

Selain itu, fasilitas pendukung lainnya jua disediakan untuk meningkatkan kenyamanan pemudik, di antaranya layanan WiFi gratis serta terminal pengisian daya bagi perangkat elektronik.

“Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik agar arus mudik berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya. (EPW/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *