Barito Kuala, Jukung.co.id – Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Ar Rahman pada malam ke-10 Ramadan 1447 Hijriah. Dalam kultum yang disampaikan sebelum sholat witir, Ahmad Djumadi Toha, Lc mengajak jamaah untuk lebih banyak melakukan muhasabah diri serta mempersiapkan bekal amal sebelum kematian menjemput.
Kultum yang digelar di Jalan Trans Kalimantan, Komplek Grand Purnama II, Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala, malam Jumat (26/02/2026) itu mengangkat sebuah hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Tirmidzi dan Ibnu Majah.
Dalam penyampaiannya, Ustadz Ahmad Djumadi Toha membacakan hadis:
“Al-kayyisu man daana nafsahu wa ‘amila limaa ba’dal maut.”
Artinya, “Orang yang cerdas atau sukses adalah orang yang mampu menundukkan dan mengevaluasi dirinya, serta beramal untuk kehidupan setelah kematian.”
Ia menjelaskan, makna kecerdasan dan kesuksesan dalam pandangan Islam tidak diukur dari harta, jabatan, ataupun popularitas semata, melainkan dari kemampuan seseorang mengendalikan diri dan mempersiapkan kehidupan akhirat.
“Al-kayyisu adalah orang yang memiliki akal sehat dan pemahaman yang benar, tidak tertipu oleh gemerlap dunia,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya daana nafsahu, yakni menundukkan dan mengevaluasi diri melalui muhasabah. Menurutnya, muhasabah menjadi kunci untuk menahan hawa nafsu serta mengarahkan diri agar tetap berada dalam ketaatan kepada Allah SWT.
“Orang yang cerdas itu bukan yang selalu menyalahkan orang lain, tetapi yang berani mengoreksi dirinya sendiri,” ujarnya.
Pada bagian akhir kultum, Ustadz Ahmad Djumadi Toha menyoroti makna wa ‘amila limaa ba’dal maut, yaitu beramal untuk kehidupan setelah kematian. Dunia, menurutnya, hanyalah tempat menanam amal, sedangkan akhirat adalah tempat memanen hasilnya.
“Gunakan sisa umur kita untuk memperbanyak amal saleh. Jangan sampai kita sibuk dengan dunia, tapi lalai menyiapkan bekal untuk akhirat,” pesannya.
Melalui kultum ini, jamaah diharapkan semakin mawas diri, memperkuat keimanan, serta menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk memperbaiki kualitas ibadah dan amal saleh sebelum ajal menjemput. (HNG/JCI).













