Pemko Banjarmasin Gelar Pasar Murah BCSR Selawas Ramadan 2026, Libatkan Dunia Usaha hingga Perbankan

Pemko Banjarmasin Gelar Pasar Murah BCSR Selawas Ramadan 2026, Libatkan Dunia Usaha hingga Perbankan

Banjarmasin, Jukung.co.id – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) memastikan pelaksanaan Pasar Murah Banjarmasin Corporate Social Responsibility (BCSR) Tahun 2026 selawas bulan suci Ramadan. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung satu bulan penuh dan menyasar seluruh kelurahan di Banjarmasin sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

Persiapan pelaksanaan Pasar Murah BCSR 2026 dibahas dalam Rapat Persiapan Kegiatan Pasar Murah BCSR yang dipimpin Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj. Ananda, didampingi Kepala Disperdagin Banjarmasin, Ichrom Muftezar. Rapat tersebut turut dihadiri perwakilan perusahaan swasta, perbankan, hingga sektor perhotelan yang tergabung dalam program Corporate Social Responsibility (CSR), bertempat di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, tengah hari Rabu (28/01/2026).

Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj. Ananda menegaskan, keberhasilan pasar murah tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, khususnya dunia usaha yang beraktivitas dan memperoleh keuntungan di Banjarmasin.

Ia mengajak seluruh perusahaan untuk turut berkontribusi melalui penyaluran dana CSR sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, terutama di momen Ramadan yang kerap diiringi peningkatan kebutuhan pokok.

“Mohon bantuannya semua. Ibaratnya kita mencari rezeki di Banjarmasin, mohon juga disalurkan CSR-nya di Banjarmasin. Kami tidak melihat seberapa besarnya, yang terpenting adalah keikhlasan,” ujarnya.

Hj. Ananda juga menekankan, pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat tidak dapat hanya mengandalkan peran pemerintah. Kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi warga.

“Membangun Banjarmasin tidak cukup hanya oleh Pemerintah Kota Banjarmasin, tetapi oleh semua pihak. Kami mohon bantuannya untuk kepentingan orang banyak, khususnya warga Banjarmasin,” tambahnya.

Kepala Disperdagin Banjarmasin, Ichrom Muftezar menjelaskan, Pasar Murah BCSR merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin sebagai langkah konkret pengendalian inflasi daerah, khususnya selawas Ramadan.

“Insyaallah pelaksanaannya akan berlangsung selawas satu bulan penuh di bulan Ramadan dan dilaksanakan di seluruh kelurahan di Banjarmasin,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, paket utama yang disediakan dalam Pasar Murah BCSR terdiri dari 2 kilogram gula pasir dan 2 liter minyak goreng dengan harga awal sekitar Rp 73.000 per paket. Melalui dukungan subsidi CSR perusahaan sebesar Rp 15.000, masyarakat hanya perlu membayar sekitar Rp 58.000 per paket.

Setiap titik pelaksanaan pasar murah direncanakan menyediakan sekitar 500 paket untuk masyarakat setempat.

Terkait mekanisme penyaluran dana CSR, Ichrom Muftezar memastikan dilakukan secara transparan. Dana CSR dari perusahaan akan disalurkan melalui rekening Baznas, kemudian digunakan untuk membayar subsidi harga kepada Bulog sebagai penyedia komoditas.

Ichrom Muftezar berharap, jumlah paket Pasar Murah BCSR pada tahun 2026 dapat mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sebagai perbandingan, pada tahun 2024 jumlah paket tercatat sebanyak 12.000 paket, sementara pada tahun 2025 meningkat menjadi sekitar 13.584 paket.

“Mudah-mudahan di tahun ini jumlah paketnya bisa lebih meningkat lagi,” pungkasnya.

Selain paket kebutuhan pokok, Pasar Murah BCSR 2026 juga akan melibatkan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) serta distributor lokal, sehingga masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan lain dengan harga distributor atau di bawah harga pasar. (EPW/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *