Banjar, Jukung.co.id — Provinsi Kalimantan Selatan dipastikan menjadi pusat perhatian nasional. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan pada hari Senin (12/01/2026) sekitar pukul 11.00 WITA, dalam rangka peresmian Sekolah Rakyat secara nasional yang dipusatkan di Banua.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, Kamis (08/01/2026). Ia menyebutkan, penunjukan Kalimantan Selatan sebagai lokasi peresmian nasional merupakan keputusan langsung Presiden Prabowo, yang secara khusus meminta agar agenda tersebut tidak digelar di Pulau Jawa.
“Presiden secara tegas meminta agar peresmian Sekolah Rakyat tidak dilaksanakan di Jawa. Dari beberapa daerah yang diusulkan yaitu Jawa, Sumatera, dan Kalimantan akhirnya Kalimantan Selatan dipilih dan mendapat persetujuan langsung beliau,” ujar Gubernur Muhidin.
Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi anugerah sekaligus amanah besar bagi Kalimantan Selatan, sekaligus menandai komitmen pemerintah pusat dalam mendorong pemerataan pembangunan nasional, khususnya di luar Pulau Jawa.
“Alhamdulillah, ini sebuah kehormatan dan kepercayaan besar. Kalimantan Selatan dipercaya menjadi lokasi peresmian Sekolah Rakyat untuk seluruh Indonesia. Tentu ini patut kita syukuri bersama,” ucapnya.
Gubernur menjelaskan, Sekolah Rakyat yang akan diresmikan Presiden Prabowo berlokasi di lingkungan Kementerian Sosial Provinsi Kalimantan Selatan. Saat ini, lokasi tersebut telah dipersiapkan dengan berbagai fasilitas pendukung guna menunjang kegiatan peresmian dan pemanfaatan jangka panjang bagi masyarakat.
“Fasilitasnya sudah kita siapkan, termasuk ruang-ruang khusus yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat penerima manfaat. Lokasinya strategis dan representatif,” jelasnya.
Tidak hanya peresmian, Pemprov Kalsel juga menyiapkan agenda lanjutan berupa groundbreaking pembangunan sekolah baru di kawasan yang berdekatan dengan lokasi Sekolah Rakyat tersebut.
“Lokasinya berdekatan, dan kita sepakat untuk mendukung pembangunan sekolah baru. Ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan akses pendidikan dan pelayanan sosial di Kalimantan Selatan,” tambahnya.
Selain agenda pendidikan, Gubernur H. Muhidin mengungkapkan, pihaknya tetap menyiapkan langkah antisipatif apabila Presiden Prabowo berkenan melakukan peninjauan langsung ke lokasi banjir yang saat ini masih melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan.
“Kita tetap siaga. Jika Presiden ingin meninjau lokasi banjir, kita siap. Ada beberapa titik yang telah kita siapkan, termasuk dapur umum di wilayah Martapura Barat yang saat ini melayani masyarakat terdampak,” tegasnya.
Meski demikian, Gubernur menegaskan kehadiran Presiden di Kalimantan Selatan, dengan agenda apa pun, sudah menjadi bentuk perhatian besar pemerintah pusat terhadap kondisi daerah dan masyarakat Banua.
“Kita bersyukur Presiden berkenan hadir langsung di Kalimantan Selatan. Mudah-mudahan kunjungan ini membawa kebaikan, perhatian lebih, dan solusi konkret bagi daerah kita,” pungkasnya. (MC Kalsel/JCI).
