Muhammad Ariq Qobus dan Nur Kemala Hayati Dinobatkan sebagai Nanang–Galuh Kebudayaan Kalsel 2025

Muhammad Ariq Qobus dan Nur Kemala Hayati Dinobatkan sebagai Nanang–Galuh Kebudayaan Kalsel 2025

Banjarbaru, Jukung.co.id – Di bawah sorotan lampu panggung grand final, Muhammad Ariq Qobus dari Kabupaten Banjar dan Nur Kemala Hayati dari Banjarmasin resmi dinobatkan sebagai Nanang dan Galuh Kebudayaan Kalimantan Selatan (Kalsel) Tahun 2025. Keduanya berhasil mengungguli 46 finalis lainnya setelah melewati proses seleksi dan masa karantina yang berlangsung sejak 03 Desember 2025.Pada malam penganugerahan tersebut, Gubernur Kalsel H.Muhidin melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pemilihan ini. Ia menilai ajang Nanang Galuh bukan sekadar kompetisi bakat dan kecerdasan, tetapi juga media pendidikan karakter bagi generasi muda sebagai duta budaya daerah.

Adi Santoso menekankan, Nanang Galuh terpilih memegang peran strategis sebagai representasi wajah Banua yang membawa identitas budaya Kalsel ke tingkat nasional hingga internasional.

 “Nanang dan Galuh terpilih diharapkan mampu menjalankan amanat sebagai duta budaya dan pariwisata Banua, mempromosikan kekayaan budaya, seni tradisi serta kearifan lokal tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan kebudayaan, termasuk seniman, komunitas kreatif, dan generasi muda, untuk terus memperkuat konservasi budaya secara berkelanjutan. Menurutnya, pelestarian budaya dapat menjadi pondasi daya saing daerah dan penggerak ekonomi kreatif yang membuka lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Mari jadikan kebudayaan sebagai pondasi daya saing daerah, penggerak ekonomi kreatif yang membuka peluang kerja, mendorong inovasi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Ketua Ikatan Nanang Galuh (Inaga) Kalsel, Erwen Sasmita Riyadhi, menjelaskan tahun ini pemilihan mengusung tema “Baadat, Babudaya, Nanang Galuh Babagus Merangkul Membangun Banua”. Tema tersebut menggambarkan semangat kolaborasi generasi muda dalam melestarikan dan merawat budaya Banua melalui aksi nyata.

 “Harapan kami, Nanang Galuh terpilih mampu berperan aktif dalam memperkenalkan dan melestarikan kebudayaan Kalsel, baik di momentum seremonial maupun dalam kehidupan sosial masyarakat,” ungkapnya.

Pemilihan Nanang Galuh Kebudayaan Kalsel 2025 merupakan agenda utama dari rangkaian Pekan Budaya Banua 2025. Kegiatan tahunan ini bertujuan memperkuat ekosistem kebudayaan, mengoptimalkan promosi sektor pariwisata, dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kalimantan Selatan. (MC.Kalsel/JCI).

Exit mobile version