Banua QRIStival 2025 Bukti Keberhasilan Ekonomi Non-Tunai di Kalimantan Selatan

Banua QRIStival 2025 Bukti Keberhasilan Ekonomi Non-Tunai di Kalimantan Selatan

Banjarmasin, Jukung.co.id — Transformasi ekonomi digital di Kalimantan Selatan semakin menunjukkan hasil nyata. Hal ini tampak dari suksesnya pelaksanaan Banua QRIStival 2025, ajang tahunan yang digelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, pada 04–05 Oktober 2025 di Gedung Sultan Suriansyah, Jalan Hasan Basri, Banjarmasin Utara.

Kegiatan ini menjadi wujud kolaborasi antara regulator, pemerintah daerah, dan lembaga keuangan dalam mempercepat adopsi sistem pembayaran digital berbasis QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) di seluruh lapisan masyarakat.

Dalam ajang tersebut, dua warga Banua dinobatkan sebagai pengguna QRIS terbaik di Kalimantan Selatan, yakni Sri Supianingsih dan Wahid. Keduanya terpilih karena dinilai aktif dan konsisten menggunakan QRIS dalam setiap transaksi sehari-hari. Sebagai apresiasi, mereka berhak memperoleh hadiah umrah dari panitia penyelenggara.

Salah satu penerima penghargaan, Sri Supianingsih, yang merupakan merchant kuliner binaan Bank Kalsel, tidak kuasa menahan haru ketika ngarannya diumumkan. Ditemui usai acara, ia mengaku tidak pernah menyangka kebiasaannya menggunakan QRIS di warungnya justru membawanya menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lain.

“Awalnya saya pakai QRIS cuma untuk mempermudah pelanggan waktu bayar. Tapi lawas-kelawasan terasa banget manfaatnya,  transaksi jadi cepat, aman, dan semua tercatat rapi,” ujar Sri Supianingsih dengan mata berkaca-kaca, jelang tengah hari Sabtu (04/10/2025).

Menurut Sri Supianingsih, sistem pembayaran digital seperti QRIS bukan hanya membantu pelaku usaha dalam efisiensi transaksi, tetapi juga meningkatkan kepercayaan pelanggan dan memperluas jangkauan bisnis.Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyampaikan apresiasinya atas prestasi merchant binaannya yang berhasil menjadi pengguna QRIS terbaik tingkat provinsi. Ia menyebut hal ini menjadi bukti bila inovasi digital di sektor keuangan mulai diterima  masyarakat.

“Kami sangat bersyukur salah satu merchant kuliner binaan Bank Kalsel berhasil menjadi pengguna QRIS terbaik di Kalimantan Selatan. Ini bukti digitalisasi transaksi benar-benar memberi manfaat langsung,” ungkapnya.

Fachrudin menjelaskan, QRIS kini telah menjadi solusi modern transaksi non-tunai yang lebih mudah, cepat, dan aman. Ia menegaskan, Bank Kalsel bersama Bank Indonesia akan terus memperluas edukasi dan implementasi QRIS hingga ke pelosok desa dan pasar tradisional.

“Langkah ini penting untuk mempercepat transformasi digital ekonomi daerah sekaligus meningkatkan inklusi keuangan masyarakat. Dengan makin banyak warga dan pelaku usaha menggunakan QRIS, ekonomi digital Banua akan tumbuh lebih kuat dan berdaya saing,” tegasnya.Banua QRIStival 2025 juga menghadirkan beragam kegiatan seperti pameran UMKM digital, lomba inovasi pembayaran non-tunai, pertunjukan seni budaya Banjar, hingga talkshow edukatif seputar ekonomi digital. Acara ini berhasil menarik ribuan pengunjung dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan, sekaligus memperkuat pesan bahwa Banua siap menuju ekosistem ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan. (HNG/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *