Banjarmasin, Jukung.co.id – PAM Bandarmasih berkomitmen melakukan peremajaan secara rutin terhadap jaringan perpipaan di sejumlah wilayah Banjarmasin. Kawasan Alalak, Banjarmasin Utara, menjadi prioritas utama dalam tahap awal program ini. Langkah tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan aliran banyu bersih agar lebih merata ke seluruh pelanggan.
Plt. Direktur Utama PAM Bandarmasih, Syahrani, menyampaikan, saat ini pihaknya sedang melakukan pemetaan terhadap pipa-pipa lawas yang rawan kebocoran. Pipa-pipa tersebut akan diganti atau diremajakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan banyu bersih kepada masyarakat.
“Jumlah pelanggan banyu bersih terus meningkat saban tahun. Kondisi ini harus diimbangi dengan jaringan yang lebih baik dan tekanan aliran yang optimal hingga sampai ke pelanggan,” ujar Syahrani dalam jumpa media pada kegiatan ekpose penyampaian neraca laba per 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2024 di Aula Kantor PAM Bandarmasih, Jalan A. Yani Pal 3 Banjarmasin, kamarian Rabu (21/08/2025).
Syahrani menegaskan, rencana peremajaan jaringan perpipaan ini akan dilakukan secara bertahap dengan total anggaran sebesar Rp300 miliar hingga tahun 2028 mendatang.
Plt. Komisaris Utama PAM Bandarmasih, Edy Wibowo, menilai peremajaan jaringan perpipaan sangat penting untuk menjamin kualitas pelayanan. Menurutnya, dengan bertambahnya jumlah pelanggan saban tahun, penyediaan banyu bersih harus semakin ditingkatkan.
“Dengan terus meningkatnya pelanggan, pelayanan banyu bersih tentu harus lebih optimal. Peremajaan jaringan perpipaan ini menjadi langkah penting untuk menjaga kepuasan masyarakat,” jelasnya.
Adanya program peremajaan jaringan perpipaan ini, PAM Bandarmasih berharap aliran banyu bersih dapat semakin lancar, merata, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Banjarmasin secara berkelanjutan. (HNG/JCI).












