Banjarbaru, Jukung.co.id – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menyampaikan pandangan optimis tentang masa depan Kalimantan Selatan sebagai provinsi yang akan menjadi gerbang logistik Kalimantan, dengan ketahanan pangan yang kuat, sumber daya manusia (SDM) yang unggul, kehidupan masyarakat yang sejahtera, daerah yang kondusif, serta perekonomian yang tumbuh pesat.
Hal tersebut disampaikan Gubernur dalam sambutannya pada Puncak Peringatan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke-75, di Kawasan Perkantoran Gubernur Kalimantan Selatan, Jalan Dharma Praja, Kecamatan Cempaka, Banjarbaru, baisukan Kamis (14/ 08/2025).
Didampingi Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, dan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, Gubernur menyampaikan, optimisme masa depan Kalimantan Selatan bukanlah angan-angan semata, melainkan berangkat dari fakta dan capaian nyata yang telah dirasakan bersama.
Gubernur H. Muhidin menegaskan, Kalimantan Selatan telah mengalami surplus beras sejak lebih dari satu dekade terakhir. Ketahanan pangan yang kokoh ini menjadikan Kalsel sebagai salah satu provinsi penyangga kebutuhan pangan nasional.
Lebih dari itu, seluruh wilayah di Kalimantan Selatan saat ini tidak lagi memiliki desa tertinggal, menandakan pembangunan telah menjangkau hingga ke pelosok daerah. Angka kemiskinan terus menurun, pengangguran berada pada level rendah, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terus meningkat setiap tahun.
“Semua capaian ini bukan hasil kerja satu pihak saja, melainkan hasil gotong royong dan kerja bersama seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, pelaku usaha, hingga warga Banua sendiri,” ujarnya.
Kalimantan Selatan juga mencatat pertumbuhan ekonomi yang solid di tahun 2025. Sektor-sektor sepert pertanian, perikanan, perdagangan, pariwisata, dan industri menunjukkan kinerja yang terus membaik. Selain itu, berbagai penghargaan dan pengakuan nasional hingga internasional juga berhasil diraih, termasuk pengakuan Geopark Meratus sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark.
Salah satu program strategis yang ditekankan Gubernur dalam sambutannya adalah komitmen untuk memperkuat ketahanan pangan melalui pembukaan lahan pertanian baru.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menargetkan mencetak 30.000 hektare sawah baru sepanjang tahun 2025. Hingga pertengahan Agustus ini, progres sudah mencapai 14.500 hektare,” jelasnya.
Ia menegaskan, program cetak sawah ini akan terus ditingkatkan pada tahun 2026. Selain menjaga ketahanan pangan, langkah ini juga bertujuan untuk membuka lapangan kerja baru di sektor pertanian, meningkatkan produksi pangan lokal, menggerakkan ekonomi perdesaan dan menopang ketahanan pangan nasional.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga terus memprioritaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan, beasiswa, serta peningkatan akses layanan kesehatan dan keterampilan.

Gubernur juga menyoroti pentingnya suasana daerah yang kondusif bagi pembangunan. Kalimantan Selatan dinilai sebagai salah satu provinsi yang stabil secara sosial, aman secara politik, dan inklusif dalam pembangunan.
“Kondisi daerah yang kondusif menjadi modal utama dalam menarik investasi dan mempercepat pertumbuhan ekonomi. Kita akan terus jaga harmoni ini agar Banua semakin maju dan sejahtera,”ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur H. Muhidin juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Kalimantan Selatan.
“Terima kasih saya sampaikan kepada semua pihak, baik instansi pemerintah, legislatif, pelaku usaha, dunia pendidikan, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, dan seluruh masyarakat Kalimantan Selatan yang terus bersinergi dalam membangun Banua,” pungkasnya.
Kalimantan Selatan terus menunjukkan diri sebagai provinsi yang tangguh, mandiri, dan progresif. Keberhasilan dalam ketahanan pangan, keunggulan SDM, stabilitas wilayah, serta pertumbuhan ekonomi yang merata menjadi bukti nyata bahwa Banua sedang bergerak ke arah yang lebih baik. (HNG/JCI).












