Banjarmasin, Jukung.co.id — Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah tentang Susunan Organisasi wan Tata Kerja atau SOTK DPRD Banjarmasin bersama Pemerintah Kota Banjarmasin kembali membahas revisi Peraturan Daerah tentang SOTK.
Pembahasan yang berlangsung di ruang Komisi I DPRD Banjarmasin, dilakukan menyusul adanya regulasi terbaru matan pemerintah pusat yang mengharuskan pemerintah daerah melakukan penyesuaian terhadap struktur organisasi perangkat daerah.
Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Mathari, mengatakan revisi Perda SOTK sebenarnya telah dibahas oleh DPRD bersama Pemerintah Kota Banjarmasin pada 2025 lalu.
Namun, pembahasan kembali dilakukan lantaran adanya aturan baru matan pemerintah pusat yang mengatur pemisahan salah satu organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin.
“Sebenarnya revisi Peraturan Daerah tentang SOTK sudah dibahas pada tahun 2025 lalu. Namun lantaran adanya aturan hanyar gasan memisahkan salah satu SKPD Pemerintah Kota Banjarmasin, maka dewan melakukan pembahasan sebagaimana yang diperintahkan oleh aturan matan pemerintah pusat,” ujar Mathari usai mengikuti pembahasan, jelang tengah hari Rabu (10/06/2026).
Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini menegaskan, sebagai tindak lanjut atas regulasi baru tersebut, DPRD Banjarmasin telah membentuk panitia khusus gasan membahas revisi Perda SOTK.
Mathari memastikan pembahasan akan diupayakan selesai dalam waktu secepatnya. Meski demikian, sebelum masuk tahap finalisasi, Pansus masih akan kembali melakukan pembahasan bersama organisasi perangkat daerah terkait.
“Lantaran adanya peraturan hanyar matan pemerintah pusat, maka dibuatkan panitia khusus. Bahkan pembahasan revisi Perda tentang SOTK ini akan secepatnya kita selesaikan,” tegasnya.
Ia menjelaskan, pembahasan lanjutan akan melibatkan pihak-pihak terkait, di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD serta Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Banjarmasin.
Menurut Mathari, keterlibatan SKPD terkait diperlukan supaya sabarataan aspek yang berkaitan dengan perubahan wan pemisahan kelembagaan dapat dibahas secara menyeluruh sebelum Perda ditetapkan.
“Namun sebelum difinalisasi, kembali dilakukan pembahasan lawan SKPD terkait, yaitu BPBD lawan Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Banjarmasin. Sehingga segala pemisahan matan SKPD ini dibicarakan dalam rapat Pansus,” jelasnya.
Pembahasan revisi Perda SOTK ini menjadi bagian dari langkah DPRD wan Pemerintah Kota Banjarmasin gasan menyesuaikan struktur kelembagaan pemerintah daerah lawan regulasi terbaru matan pemerintah pusat. (HNG/JCI).












