Kotabaru, Jukung.co.id – Pemerintah Kabupaten Kotabaru kembali dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan berskala provinsi. Kali ini, daerah berjuluk Bumi Saijaan menjadi lokasi penyelenggaraan Apel Pasukan Kesiapsiagaan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) wan Pemadam Kebakaran (Damkar) se-Kalimantan Selatan Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Gokart Pantai Gedambaan, Kecamatan Pulau Laut Sigam, tengah hari Rabu (15/07/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Rapat Konsolidasi Penyelenggaraan Kerja Sama Ketertiban Umum wan Ketenteraman Masyarakat (Trantibumlinmas) Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 yang diikuti sabarataan kepala Satpol PP wan Damkar kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.
Apel dihadiri jajaran pemerintah daerah, Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru, unsur Satlinmas, serta ratusan personel Satpol PP wan Damkar matan berbagai daerah di Kalimantan Selatan. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, sekaligus memperkuat koordinasi dalam menjaga ketenteraman masyarakat serta menghadapi berbagai potensi bencana.
Kasatpol PP wan Damkar Kabupaten Tapin, Mudo Harjuno, dipercaya menjadi pemimpin apel, sementara Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis bertindak sebagai pembina apel dengan membacakan sambutan Bupati Kotabaru.
Dalam sambutannya, Syairi Mukhlis menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Kotabaru sebagai tuan rumah. Menurutnya, penyelenggaraan kegiatan tersebut menjadi kehormatan sekaligus momentum mempererat hubungan antar daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia menegaskan, tantangan yang dihadapi Satpol PP wan Damkar ke depan semakin kompleks, terutama memasuki musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan wan lahan (karhutla). Karena itu, sabarataan personel diminta terus meningkatkan kesiapsiagaan wan kemampuan dalam menjalankan tugas.
Selain menjalankan fungsi penegakan peraturan daerah, Satpol PP wan Damkar juga memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban umum, perlindungan masyarakat, hingga mendukung upaya pencegahan wan penanggulangan karhutla sesuai arahan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Syairi Mukhlis menambahkan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut. Kesiapan personel harus didukung lawan sarana prasarana yang memadai, peningkatan kemampuan teknis, serta koordinasi yang solid antarinstansi agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan cepat, tepat, wan profesional.
Ia juga memberikan penghargaan lawan sabarataan personel Satpol PP, Damkar, BPBD, TNI, Polri, tenaga kesehatan, relawan, hingga sabarataan unsur pendukung yang selawas ini telah menunjukkan dedikasi dalam menjaga keamanan, memberikan pelayanan penyelamatan, serta melindungi masyarakat matan berbagai potensi bencana.
Melalui forum konsolidasi tersebut diharapkan lahir berbagai rekomendasi strategis yang mampu memperkuat sinergi Satpol PP wan Damkar di seluruh Kalimantan Selatan. (RLS/JCI).












