Jalan Wisata Rusak, Warga Kapten Piere Tendean Minta Perbaikan

Jalan Wisata Rusak, Warga Kapten Piere Tendean Minta Perbaikan

Banjarmasin, Jukung.co.id – Kondisi infrastruktur jalan di kawasan wisata kembali menjadi sorotan. Warga di sekitar Jalan Kapten Piere Tendean mengeluhkan adanya kerusakan jalan yang dinilai membahayakan, khususnya gasan pengguna kendaraan roda dua.

Kerusakan tersebut berada di simpang kawasan Komplek P dan K, RT 16 RW 02, Kelurahan Gadang. Sejumlah titik jalan terlihat berlubang wan sering tergenang banyu wayah hujan, sehingga menyulitkan pengendara yang melintas.

Keluhan ini disampaikan warga wayah kegiatan reses anggota DPRD  Banjarmasin matan Fraksi Partai Gerindra, Gusti Yasni Iqbal, yang digelar baisukan Ahad (05/04/2026).

Salah saurang warga, Riduan, mengungkapkan kondisi jalan tersebut sudah cukup lawas dikeluhkan, namun hingga wayahini balum mendapat penanganan maksimal.

“Kalau hujan, lubang jalan tertutup banyu, jadi pengendara kada tahu mana yang rusak. Ini sangat berbahaya, terutama gasan pengendara motor,” ujarnya.

Ia menambahkan, kawasan Jalan Kapten Piere Tendean merupakan salah satu titik destinasi wisata di Banjarmasin yang cukup ramai dikunjungi warga, baik dari dalam maupun luar daerah.

Dengan kondisi tersebut, warga menilai perbaikan jalan menjadi hal yang mendesak agar kada mengganggu kenyamanan wan keselamatan pengunjung.

“Ini kawasan wisata, jadi harusnya jalannya jua diperhatikan. Supaya urang yang datang merasa aman wan nyaman,” tambahnya.

Menanggapi hal itu, Gusti Yasni Iqbal memastikan aspirasi warga akan segera ditindaklanjuti bersama pemerintah kota.

Menurutnya, kawasan wisata memang membutuhkan perhatian khusus, terutama dalam hal infrastruktur pendukung nangkaya jalan.

“Aspirasi ini akan kami teruskan. Apalagi ini kawasan wisata, sehingga perbaikan jalan menjadi prioritas demi keselamatan wan kenyamanan warga,” ujarnya.

Ia menegaskan, kondisi jalan yang berlubang kada hanya berdampak pada aktivitas warga sehari-hari, tetapi juga dapat mempengaruhi citra kawasan wisata itu sendiri.

Karena itu, ia mendorong agar pemerintah segera melakukan perbaikan, terutama pada titik-titik yang dinilai rawan kecelakaan. (HNG/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *