Safari Ramadan Kotabaru Makin Solid! Wabup Ungkap Proyek Jumbatan Rp3 Triliun hingga Program PJU Desa

Safari Ramadan Kotabaru Makin Solid! Wabup Ungkap Proyek Jumbatan Rp3 Triliun hingga Program PJU Desa

Kotabaru, Jukung.co.id – Pemerintah Kabupaten Kotabaru kembali melanjutkan rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah dengan menggelar kegiatan di Masjid Al-Musamahah, Desa Mekarpura, Kecamatan Pulau Laut Tengah, kamarian Sabtu (07/03/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda rutin tahunan pemerintah daerah yang kada hanya bertujuan mempererat silaturahmi, tetapi juga sebagai ruang untuk menyerap aspirasi warga secara langsung.

Kedatangan Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, bersama rombongan disambut warga setempat. Turut hadir mendampingi Sekretaris Daerah, bubuhan staf ahli, asisten, serta jajaran kepala SKPD di lingkungan pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Syairi Mukhlis menegaskan Safari Ramadan memiliki makna strategis sebagai jumbatan komunikasi antara pemerintah wan warga.

“Safari Ramadan ini kada hanya ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi wadah untuk menerima aspirasi warga serta menyalurkan berbagai bantuan sosial,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berbagai aspirasi yang disampaikan warga, khususnya terkait kondisi infrastruktur di Kecamatan Pulau Laut Tengah, akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan rencana kerja pemerintah daerah ke depan.

Selain itu, ia juga memaparkan sejumlah program yang telah direalisasikan, terutama di sektor pendidikan wan kesehatan. Pemerintah daerah, terus berupaya meningkatkan kualitas layanan publik sebagai bagian dari visi pembangunan daerah.

“Di bidang pendidikan, kami telah menyalurkan bantuan sarana pendidikan mulai dari tingkat PAUD hingga SMP di seluruh Kabupaten Kotabaru,” jelasnya.

Lebih lanjut, Syairi Mukhlis menyoroti potensi strategis Pulau Laut Tengah sebagai gerbang utama Kabupaten Kotabaru. Ia menyebut pembangunan jumbatan penghubung antara Pulau Laut wan daratan Kalimantan akan menjadi titik balik perkembangan daerah tersebut.

“Jika jumbatan ini selesai sesuai target pada 2028 atau 2029, dampaknya akan sangat besar, terutama bagi pertumbuhan ekonomi wan sektor pariwisata di Kotabaru,” ungkapnya.

Ia optimistis keberadaan jumbatan tersebut akan mendorong Kotabaru menjadi salah satu destinasi unggulan di Kalimantan Selatan, mengingat kekayaan potensi wisata alam yang dimiliki, mulai dari wisata bahari hingga pegunungan.

Selain itu, pemerintah daerah juga tengah mendorong program penerangan jalan umum (PJU) di seluruh desa untuk meningkatkan kenyamanan wan keamanan warga pada malam hari.

“Tahun 2026 telah dianggarkan sekitar Rp15 miliar untuk PJU, wan akan dilanjutkan kembali pada 2027 dengan jumlah nang sama,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan pesan dari Bupati Kotabaru agar seluruh camat wan kepala desa terus menjaga kondusivitas wilayah, sehingga warga dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman wan nyaman.

Plt. Camat Pulau Laut Tengah, Chrisna Effendi, mengapresiasi perhatian pemerintah daerah terhadap wilayahnya. Ia menyebut berbagai program pembangunan telah dirasakan manfaatnya oleh warga.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur, penerangan jalan, hingga proyek strategis jumbatan penghubung Pulau Laut wan Kalimantan menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam membangun wilayah.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah jua menyerahkan berbagai bantuan secara simbolis, di antaranya insentif guru TPA, bantuan usaha ekonomi produktif, bantuan kesehatan untuk balita, ibu hamil wan remaja putri, bantuan rehabilitasi rumah, serta paket sembako gasan warga.

Rangkaian kegiatan Safari Ramadan ditutup dengan suasana penuh kebersamaan, sekaligus menjadi simbol kuatnya sinergi antara pemerintah wan warga dalam membangun daerah. (RLS/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *