Study Tour FISIP UNISKA MAB: Mahasiswa Bedah Praktik Kehumasan Digital dan Administrasi Publik di Jawa Barat

Study Tour FISIP UNISKA MAB: Mahasiswa Bedah Praktik Kehumasan Digital dan Administrasi Publik di Jawa Barat

Bandung, Jukung.co.id – Sebanyak 49 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA MAB) mengikuti study tour akademik ke Bandung, Jawa Barat, dan Jakarta selawas lima hari, terhitung sejak 26 hingga 30 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan pembelajaran lapangan guna mempertemukan teori akademik dengan praktik nyata di institusi pemerintahan dan pendidikan tinggi.

Study tour didampingi jajaran pimpinan FISIP UNISKA MAB, di antaranya Dekan Dr. Hj. Dewi Merdayanty, S.Sos., S.Pd., M.AP, Wakil Dekan I Junaidy, M.I.Kom., M.AB, Wakil Dekan III Muhammad Agus Humaidi, M.I.Kom, Kaprodi Ilmu Komunikasi Risa Dwi Ayuni, M.Si, Kaprodi Administrasi Publik Sitna Hajar Malawat, serta dosen dan staf pendamping lainnya.

Pada hari kedua kegiatan di Bandung, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi melaksanakan kunjungan pembelajaran ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat, sementara mahasiswa Program Studi Administrasi Publik melakukan kunjungan akademik ke STIA LAN Bandung untuk mempelajari secara langsung sistem administrasi pemerintahan dan kebijakan publik.

Rombongan mahasiswa Ilmu Komunikasi diterima tim kehumasan Diskominfo Provinsi Jawa Barat, baisukan Selasa (27/01/2026). Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa mendapatkan pemaparan komprehensif terkait praktik kehumasan pemerintahan, mulai dari dinamika komunikasi publik, strategi membangun kepercayaan masyarakat, identifikasi persoalan komunikasi, hingga teknik pengelolaan konten media sosial dan website pemerintah agar tetap relevan, menarik, serta terhindar dari respons negatif publik.

Tidak hanya bersifat satu arah, pertemuan tersebut juga diisi dengan dialog aktif antara mahasiswa dan tim kehumasan Diskominfo Jabar. Mahasiswa secara kritis melontarkan berbagai pertanyaan seputar tantangan komunikasi pemerintah di era digital, sehingga suasana pembelajaran berlangsung interaktif dan dinamis.

Salah satu tim kehumasan Diskominfo Provinsi Jawa Barat, Farah, mengapresiasi kunjungan mahasiswa UNISKA MAB. Ia menyampaikan rasa senangnya atas antusiasme dan sikap kritis mahasiswa selawas diskusi berlangsung.

“Kami sangat senang menerima kunjungan dari mahasiswa UNISKA MAB. Diskusinya hidup, pertanyaannya kritis, dan ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menapaki karier di bidang komunikasi ke depan,” ujarnya. Farah juga berpesan agar mahasiswa tetap peka terhadap isu-isu aktual pemerintahan di berbagai daerah serta senantiasa menjaga citra almamater di mana pun berada.

Kaprodi Ilmu Komunikasi FISIP UNISKA MAB, Risa Dwi Ayuni, M.Si, menilai kunjungan ke Diskominfo Provinsi Jawa Barat sangat relevan dengan kurikulum perkuliahan yang selawas ini dipelajari mahasiswa.

“Kunjungan ini menjadi penguat antara teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik nyata di lapangan. Ada link and match yang jelas antara materi perkuliahan dan strategi komunikasi yang diterapkan oleh Diskominfo Jawa Barat,” ungkapnya.

Ia berharap, ilmu dan pengalaman yang diperoleh mahasiswa selawas kunjungan dapat diaplikasikan secara nyata, baik dari sisi teknis maupun spesifik, ketika mahasiswa terjun ke dunia kerja maupun dalam kegiatan akademik selanjutnya.

Kegiatan study tour ini dirancang tidak hanya sebagai agenda akademik rutin, melainkan sebagai strategi pembelajaran kontekstual agar mahasiswa memahami langsung praktik kehumasan pemerintahan, administrasi publik, serta dinamika komunikasi di tingkat daerah hingga nasional.

Selain kunjungan ke Diskominfo Provinsi Jawa Barat dan STIA LAN Bandung, agenda akademik juga mencakup rencana kunjungan mahasiswa Ilmu Komunikasi ke Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (Fikom Unpad). Selanjutnya, rombongan dijadwalkan bertolak ke Jakarta untuk melakukan kunjungan ke Gedung DPR RI dan berdialog langsung dengan anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Selatan, Sudian Noor dari Fraksi PAN. Dialog tersebut diharapkan memberi gambaran nyata mengenai proses legislasi, komunikasi politik, serta peran wakil rakyat dalam sistem pemerintahan.

Sebagai penyeimbang kegiatan akademik, panitia juga menyusun agenda wisata edukatif. Di Bandung, mahasiswa dijadwalkan mengunjungi Paris Van Java dan Gunung Tangkuban Perahu, sementara di Jakarta rombongan akan berwisata ke Dunia Fantasi (Dufan) dan Sea World Ancol, guna memberikan ruang penyegaran setelah rangkaian kegiatan pembelajaran intensif. (HNG/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *