Ribuan Jamaah Haul Padati Posko Museum Lambung Mangkurat, Sediakan Menu Pisang Goreng Panas.

Ribuan Jamaah Haul Padati Posko Museum Lambung Mangkurat, Sediakan Menu Pisang Goreng Panas.

Banjarbaru, Jukung.co.id – Arus jamaah Haul Guru Sekumpul terus mengalir menuju Martapura. Untuk mendukung kelancaran perjalanan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyiapkan sembilan posko rest area di sejumlah titik strategis, mulai dari Banjarmasin, Banjarbaru hingga Martapura.

Salah satu posko yang disinggahi jamaah adalah Posko Museum Lambung Mangkurat Kalimantan Selatan yang berlokasi di Jalan A Yani Paal 36 Banjarbaru. Lokasi strategis dan akses yang mudah membuat posko ini menjadi titik singgah favorit bagi para jamaah sebelum melanjutkan perjalanan menuju kawasan Sekumpul.

Pantauan di lokasi, ribuan jamaah memadati area rest area Museum Lambung Mangkurat  sejak baisukan Ahad, 28 Desember 2025. Para jamaah diarahkan petugas menuju area parkir yang luas dan tertata. Sejumlah fasilitas pendukung disiapkan untuk memberikan kenyamanan bagi para peziarah.

Beragam layanan tersedia, mulai dari minuman dan makanan ringan hingga makanan berat. Jamaah juga dapat menikmati camilan seperti pisang goreng yang dimasak langsung oleh ASN Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Selatan. Sementara itu, makanan berat disiapkan oleh dapur lapangan Polda Kalimantan Selatan.

Selain konsumsi, posko ini juga menyediakan layanan kesehatan bagi jamaah yang membutuhkan, serta fasilitas ibadah berupa musholla. Ketersediaan fasilitas ini membuat jamaah dapat beristirahat dengan nyaman sebelum melanjutkan perjalanan menuju Sekumpul.Koordinator Posko VI sekaligus Kepala Disdikbud Kalsel, Galuh Tantri Narindra, mengatakan Posko Museum Lambung Mangkurat merupakan salah satu posko utama yang disiapkan Pemprov Kalsel untuk mendukung kelancaran arus jamaah haul.

“Posko ini dibuka sejak Jumat, 26 Desember 2025, dan akan beroperasi hingga Senin, 29 Desember 2025. Kapasitasnya bisa menampung hingga 2.000 jamaah,” ujar Galuh Tantri Narindra saat ditemui di lokasi, tengah hari Ahad (28/12/2025).

Ia menjelaskan, posko ini mendapat dukungan dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemprov Kalsel, di antaranya BPKAD, Kesbangpol, Biro Ekonomi, Biro Pemerintahan, serta Satpol PP Kalsel. Dukungan juga datang dari Polda Kalsel yang menyediakan belasan ribu paket makanan dan snack bagi para jamaah.

Selain itu, fasilitas pendukung lain turut disiapkan, seperti tenda untuk musholla, layanan kesehatan, toilet, area wudu, hingga pasokan banyu bersih siap minum dari SPAM Banjarbakula. Pengamanan juga diperkuat dengan dukungan personel Brimob.

“Bahkan sebagian jamaah sudah mengkapling area di tenda karena memilih tidak melanjutkan perjalanan ke Sekumpul. Mereka menunggu waktu pelaksanaan haul di sini dan mengikuti acara melalui layar yang disiapkan,” jelasnya.Ia menambahkan, konsumsi yang disediakan tidak hanya berasal dari pemerintah, tetapi juga dari partisipasi masyarakat. Sejumlah warga turut menyumbangkan bahan makanan seperti pisang yang kemudian diolah menjadi camilan oleh ASN Disdikbud Kalsel. Selain itu, sekolah-sekolah di Kalimantan Selatan juga turut berpartisipasi dengan menyalurkan bantuan makanan.

“Total kami menyiapkan sekitar 15 ribu porsi makanan, termasuk nasi samin dan menu lainnya. Semua ini adalah bentuk kebersamaan dan gotong royong,” ungkapnya.

Galuh Tantri Narindra menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari jajaran Pemprov Kalsel, Polda Kalsel, Polda Kalteng, Brimob, relawan, hingga masyarakat yang ikut berpartisipasi menyukseskan pelayanan jamaah di Posko Museum Lambung Mangkurat.

“Semoga apa yang kami lakukan ini bisa memberikan kenyamanan bagi para jamaah dan menjadi amal kebaikan bagi semua pihak yang terlibat,” pungkasnya. (HNG/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *